Bandara Maumere: nama resmi, lokasi, rute, dan alasan sering diberitakan
Bandara Maumere adalah sebutan populer untuk Bandar Udara Frans Seda di Sikka, NTT. Berikut penjelasan singkat tentang nama resmi, lokasi, rute, dan alasan bandara ini sering diberitakan.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Bandara Maumere adalah nama yang umum dipakai orang untuk menyebut Bandar Udara Frans Seda di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur; bandara ini berada di Maumere dan juga dikenal sebagai Wai Oti. Bandara ini menjadi pintu udara utama ke Maumere dan Flores bagian timur, dengan landasan pacu 2.250 x 45 meter dan jarak sekitar 5 km dari pusat kota, menurut Wikipedia dan BMKG.
Apa nama resmi Bandara Maumere?
Nama resminya adalah Bandar Udara Frans Xaverius Seda, sedangkan penyebutan lain yang beredar ialah Bandar Udara Wai Oti atau Bandar Udara Maumere, menurut Wikipedia. Dalam berita lokal, nama ini sering disingkat menjadi Bandara Frans Seda.
Penyebutan yang beragam ini penting karena pencarian warga sering memakai nama yang paling singkat, sementara dokumen penerbangan memakai kode bandara dan nama resmi.
Di mana lokasinya dan seberapa jauh dari kota?
Bandara ini berada di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menurut Wikipedia. Lokasinya sekitar 5 km dari pusat kota, sehingga bandara ini mudah dijangkau dari wilayah perkotaan Maumere.
BMKG mencatat bandara ini dengan kode WATC pada laman cuaca bandara. Informasi lokasi dan kode ini berguna saat penumpang mengecek cuaca penerbangan atau status operasional bandara.
Rute apa yang biasa dilayani?
Data penerbangan yang tampil pada FlightConnections menunjukkan bandara ini melayani penerbangan domestik, dengan tujuan yang disebut antara lain Kupang, Labuan Bajo, dan Makassar. Sumber yang sama juga menyebut tidak ada penerbangan internasional dari Maumere saat data itu ditampilkan.
Informasi rute seperti ini sering berubah mengikuti jadwal maskapai dan kondisi operasional, jadi pembaca biasanya mengeceknya lagi menjelang keberangkatan. Untuk konteks berita di NTT, bandara ini juga kerap dipakai sebagai simpul perjalanan antarkabupaten di Flores.
Mengapa Bandara Maumere sering masuk berita?
Bandara Frans Seda sering diberitakan karena posisinya dekat dengan wilayah yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Pada 23 April 2026, detik melaporkan bandara ditutup sementara akibat erupsi, dan pada 7 Juli 2025 Liputan6 menulis penutupan dilakukan karena sebaran abu vulkanik dengan ratusan penumpang terdampak.
RRI juga melaporkan bandara ini dipakai sebagai simpul logistik kemanusiaan ketika bantuan tiba di Sikka. Ini menunjukkan fungsi bandara bukan hanya untuk penumpang, tetapi juga untuk mobilitas bantuan saat keadaan darurat.
Apa yang perlu dicermati penumpang?
Karena operasional Bandara Frans Seda bisa terdampak abu vulkanik, penumpang perlu memperhatikan status penerbangan sebelum berangkat. BMKG menyediakan prakiraan cuaca bandara, sementara laporan media lokal menunjukkan penutupan bisa terjadi mendadak saat erupsi terjadi.
- Kode bandara: MOF, dan BMKG menampilkan kode cuaca WATC.
- Nama resmi: Bandar Udara Frans Xaverius Seda.
- Lokasi: Maumere, Kabupaten Sikka, sekitar 5 km dari pusat kota.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BNPB Percepat Bantuan Rumah Rusak dan Hunian Tetap di NTT
BNPB mempercepat bantuan rumah rusak, hunian sementara, dan hunian tetap bagi warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 44.767 rumah telah t…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





