NTT Hari Ini

Senin, 2 November 2026

Pembaruan Aplikasi Evakuasi Inklusif Ditargetkan di Kupang

Pembaruan aplikasi SIRONDA untuk mendukung relawan pengemudi transportasi daring di Kota Kupang ditargetkan pada 2 November 2026. Peserta juga meminta buku saku dan pelatihan bahasa isyarat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Spedometer dan ponsel pintar yang terpasang pada stang sepeda motor.
Ilustrasi: Spedometer dan ponsel pintar yang terpasang pada stang sepeda motor. · Foto: Ivan Oboleninov / Pexels

Kupang — Pembaruan aplikasi SIRONDA untuk mendukung relawan pengemudi transportasi daring ditargetkan pada 2 November 2026. Target itu menjadi tindak lanjut uji coba pelatihan evakuasi inklusif bagi pengemudi ojek online di Kota Kupang.

Uji coba Modul Pelatihan Transportasi Online Peduli Relawan Penanggulangan Bencana (TOP Rangers) berlangsung selama dua hari, 26–27 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang bersama Program SIAP SIAGA dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Kota Kupang.

Peserta mengusulkan agar materi pelatihan dibuat dalam bentuk buku saku. Format itu dinilai lebih mudah dibawa dan dibuka kembali oleh pengemudi yang bekerja di jalan. Mereka juga meminta versi digital yang dapat diakses melalui telepon seluler.

Masukan lain berkaitan dengan komunikasi bersama penyandang disabilitas. Peserta mengusulkan kamus atau panduan bahasa isyarat dasar, latihan komunikasi langsung, serta pelatihan berkala tentang cara menyapa dan membantu warga dalam situasi bencana.

Pembaruan aplikasi memperkuat pelaporan dan evakuasi di Kupang

SIRONDA, atau Sistem Informasi Respons Bencana Daerah, digunakan untuk mendukung pelaporan cepat kepada petugas BPBD Kota Kupang. Materi TOP Rangers mencakup penyampaian informasi peringatan dini, pelaporan kejadian, dan evakuasi praktis sesuai kemampuan relawan.

Pengemudi juga diarahkan untuk menyampaikan laporan awal kepada BPBD dan membantu sesuai arahan petugas. Penanganan teknis yang berada di luar kemampuan relawan diserahkan kepada pihak yang berwenang dan memiliki keahlian.

Perbaikan modul akan mencakup instruksi yang lebih praktis, ilustrasi, infografis, alur visual, serta penguatan materi evakuasi inklusif. Pengembangan ini ditujukan agar informasi dan bantuan awal dapat menjangkau warga dengan kebutuhan yang beragam.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Timor

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.