BPBD Belu Salurkan Air Bersih ke Warga Atambua Selatan
BPBD Belu menyalurkan air bersih ke Nufuak dan Asuulun, Fatukbot, setelah kemarau panjang. Delapan kecamatan telah mengirim data awal kebutuhan bantuan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Atambua — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kesulitan air akibat kemarau panjang pada Kamis, 29 Oktober 2026. Distribusi awal berlangsung di Kecamatan Atambua Selatan.
Penyaluran menyasar wilayah Nufuak dan Asuulun, Kelurahan Fatukbot. BPBD menggunakan mobil tangki yang tersedia untuk mengirim pasokan sesuai kemampuan sarana. Di Nufuak, air diisikan ke drum, baskom, tandon, dan ember yang disiapkan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, drg. Ansila Muti, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah BPBD menghimpun data wilayah yang mengalami kekeringan dan membutuhkan air. Data sementara menunjukkan delapan kecamatan telah menyampaikan kebutuhan awal bantuan air bersih.
Pendataan masih berlangsung untuk memetakan kebutuhan di seluruh 12 kecamatan di Kabupaten Belu. Hasilnya menjadi dasar penentuan wilayah prioritas untuk distribusi berikutnya.
Delapan kecamatan di Belu sudah menyampaikan data kebutuhan air
Kekurangan air tidak hanya ditemukan di Atambua Selatan. BPBD mencatat kebutuhan juga muncul di kecamatan lain, sehingga penyaluran dilakukan berdasarkan data lapangan dan ketersediaan armada.
Bagi warga di Pulau Timor, informasi ini penting karena distribusi bantuan mengikuti pemetaan kebutuhan, bukan hanya lokasi yang lebih mudah dijangkau. Warga di wilayah terdampak perlu memastikan data kebutuhan tersampaikan melalui pemerintah kecamatan atau kelurahan agar dapat masuk dalam penentuan prioritas.
BPBD belum menyebutkan jumlah volume air yang disalurkan maupun jadwal distribusi lanjutan. Yang telah dinyatakan adalah pendataan terus dilakukan sebagai dasar bantuan berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Pasokan Melimpah, Harga Tomat di Pasar Atambua Turun Separuh
Pasokan tomat yang melimpah di Pasar Baru Atambua menekan harga menjadi Rp20 ribu per ember. Petani menghadapi penurunan pendapatan saat panen berlang…
Terbaru di Timor

Berita utama hari ini

Baca juga




