NTT Hari Ini

Jumat, 25 September 2026

Skrining Jantung Menyasar 300 Anak di Sumba Barat

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat mengadakan skrining jantung anak di Waikabubak pada 19 September 2026. Kegiatan menargetkan 300 anak dan berlangsung selama delapan jam.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Stetoskop, masker medis, tabung sampel darah, dan alat bedah tersusun rapi di atas latar hitam.
Ilustrasi: Stetoskop, masker medis, tabung sampel darah, dan alat bedah tersusun rapi di atas latar hitam. · Foto: Mikhail Nilov / Pexels

Waikabubak — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menggelar penyuluhan dan pemeriksaan skrining penyakit jantung anak di Aula Kantor Dinas Kesehatan, RSUD Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan ini menargetkan pemeriksaan terhadap 300 anak dan berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.

Skrining tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat deteksi dini gangguan kesehatan jantung pada anak. Pemeriksaan dilaksanakan bersama tim medis dari Unit Kerja Koordinasi Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia. Kegiatan ini juga melibatkan Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Nusa Tenggara Timur serta sejumlah yayasan filantropi di wilayah Sumba.

Mengapa skrining jantung anak penting bagi Sumba Barat?

Skrining memberi kesempatan untuk mengenali gangguan kesehatan jantung sejak dini. Pemeriksaan dipusatkan di Waikabubak sehingga anak-anak dari wilayah Kabupaten Sumba Barat dapat menjadi sasaran layanan kesehatan dalam satu kegiatan. Informasi hasil pemeriksaan dapat membantu tenaga kesehatan menentukan kebutuhan tindak lanjut bagi anak yang memerlukan perhatian.

Selain pemeriksaan jantung, peserta memperoleh pemeriksaan status antropometri dan edukasi mengenai pertumbuhan serta kesehatan anak. Kegiatan penyuluhan melengkapi pemeriksaan dengan informasi kesehatan yang dapat dipahami keluarga.

Kegiatan serupa berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026, di RSUD Waikabubak, dengan lebih dari 300 anak mendapatkan pemeriksaan ekokardiografi secara gratis. Ekokardiografi digunakan untuk melihat struktur dan fungsi jantung secara langsung, termasuk mendeteksi kelainan jantung bawaan maupun penyakit jantung yang didapat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Sumba

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.