NTT Hari Ini

Rabu, 7 Oktober 2026

Telkomsel Siapkan Sistem Pembelajaran Gratis untuk 10 Sekolah di Kupang

Pemerintah Kota Kupang dan Telkomsel menyiapkan sistem manajemen pembelajaran gratis untuk siswa di 10 sekolah percontohan setelah meninjau penguatan jaringan SD Inpres Fatukoa.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Laptop terbuka, kacamata, pensil, dan gelas kopi di atas meja ruang kelas kosong.
Ilustrasi: Laptop terbuka, kacamata, pensil, dan gelas kopi di atas meja ruang kelas kosong. · Foto: Andy Barbour / Pexels

Kota Kupang — Pemerintah Kota Kupang dan Telkomsel menyiapkan sistem manajemen pembelajaran gratis untuk siswa di 10 sekolah percontohan setelah meninjau jaringan internet SD Inpres Fatukoa pada 1 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Siswa di 10 sekolah percontohan Kota Kupang akan mendapat dukungan pembelajaran digital gratis, sementara konektivitas sekolah diperkuat secara bertahap mulai Oktober 2026.

Perkembangan itu disampaikan dalam laporan RRI pada 5 Oktober 2026 dan laman resmi Pemerintah Kota Kupang yang diperbarui 6 Oktober 2026. Program tersebut merupakan bagian dari kerja sama untuk mempercepat digitalisasi pendidikan.

Menurut RRI, Telkomsel menyiapkan learning management system dengan sejumlah fitur yang dapat digunakan siswa tanpa biaya. Program ini akan dimulai pada 10 sekolah yang menjadi proyek percontohan optimalisasi jaringan di Kota Kupang.

Pemerintah kota dan Telkomsel sebelumnya mengidentifikasi 10 titik sekolah yang mengalami keterbatasan konektivitas. Satu titik berada di wilayah tanpa sinyal di kawasan Nefosaka menuju Belo, sedangkan sembilan sekolah lainnya membutuhkan peningkatan kualitas jaringan.

Di SD Inpres Fatukoa, optimalisasi dilakukan melalui penambahan antena. Untuk wilayah tanpa sinyal, Telkomsel menyiapkan Compact Mobile BTS atau mobile BTS yang ditargetkan mulai diterapkan pada Oktober 2026.

Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis meninjau SD Inpres Fatukoa pada 1 Oktober 2026. Kunjungan itu diikuti perwakilan Telkomsel, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest S. Ludji, serta Camat Maulafa.

Ernest mengatakan pemerintah akan memantau sekolah lain di luar 10 titik tersebut untuk mengidentifikasi kebutuhan konektivitas dan menentukan penanganan lanjutan. Pemantauan itu dilakukan bertahap bersama Telkomsel.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.