Mengapa Timbulan Sampah Kota Kupang Mencapai 241,4 Ton per Hari
Data DLHK mencatat timbulan sampah Kota Kupang mencapai 241,4 ton per hari pada Agustus 2026, naik dari 233,3 ton pada 2024 dan 237,4 ton pada 2025.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menunjukkan timbulan sampah Kota Kupang mencapai 241,4 ton per hari pada Agustus 2026. Angka ini tercantum dalam laporan pengelolaan sampah di Kota Kupang.
Data yang sama mencatat timbulan sampah sebesar 233,3 ton per hari pada 2024 dan 237,4 ton pada 2025. Dengan demikian, angka Agustus 2026 lebih tinggi daripada dua angka pembanding tersebut.
Mengapa kenaikan timbulan sampah Kota Kupang perlu diperhatikan?
Volume sampah harian menentukan beban yang harus ditangani pemerintah kota, mulai dari pengumpulan hingga pengangkutan dan pemrosesan akhir. Kenaikan angka timbulan membuat kapasitas pengelolaan dan pengurangan sampah dari sumber menjadi semakin penting bagi warga Kota Kupang.
Laporan Floresa juga menyoroti target pengolahan sampah sebelum dibawa ke tempat pemrosesan akhir. RRI melaporkan angka 2026 sekitar 241 ton per hari berdasarkan data satuan tugas, sementara data DLHK dalam laporan Floresa menuliskan 241,4 ton per hari pada Agustus 2026. Perbedaan pembulatan itu tidak mengubah pokok persoalan: sampah harian Kota Kupang berada pada kisaran lebih dari 241 ton.
Angka tersebut berbeda dari data DLHK yang dikutip dalam laporan mengenai kondisi Agustus 2026, sehingga pembaca perlu membedakan tahun, periode pengukuran, dan sumber pencatatan saat membandingkan data.
Pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pengangkutan ke tempat pemrosesan akhir. Pemilahan dan pengurangan dari sumber dapat menekan jumlah residu yang harus dibawa. Karena itu, angka timbulan harian menjadi dasar penting untuk membaca kebutuhan layanan persampahan Kota Kupang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Lima Wilayah Timor Masuk Status Awas Kekeringan
Daftar status awas kekeringan pada 5 Oktober 2026 mencakup lima wilayah di Pulau Timor. Sejumlah daerah NTT mengalami Hari Tanpa Hujan lebih dari 60 h…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga





