95 Peserta dari 19 SD di Kabupaten Kupang Ikuti Pelatihan
Sebanyak 95 peserta dari 19 sekolah dasar di empat kecamatan Kabupaten Kupang mengikuti pelatihan literasi, numerasi, dan pendidikan gizi pada 30 September–3 Oktober 2026.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Sebanyak 95 peserta dari 19 sekolah dasar di empat kecamatan Kabupaten Kupang mengikuti Pelatihan Literasi dan Numerasi Kelas Awal serta Pendidikan Gizi pada 30 September hingga 3 Oktober 2026. Peserta terdiri atas guru kelas awal, kepala sekolah, dan pengelola perpustakaan.
Kegiatan berlangsung selama empat hari di Hotel Silvia Premiere Kupang. Pelatihan merupakan kolaborasi UNICEF, DBS Foundation, dan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk memperkuat kemampuan literasi serta numerasi anak sejak kelas awal sekolah dasar.
Sekolah yang terlibat berada di Kecamatan Amabi Oefeto, Amabi Oefeto Timur, Takari, dan Kupang Timur. Materi mencakup strategi pembelajaran literasi dan numerasi kelas awal, pendidikan gizi di sekolah, pemanfaatan bahan bacaan bermutu, serta penyusunan rencana tindak lanjut.
UNICEF dan DBS Foundation juga menyerahkan buku bacaan bermutu berjenjang kepada sekolah-sekolah dampingan. Buku tersebut menjadi bagian dari dukungan pembelajaran setelah pelatihan.
Penguatan sekolah dasar dimulai dari Kabupaten Kupang
Program ini penting bagi pembaca di Kabupaten Kupang karena menyasar keterampilan dasar murid dan melibatkan langsung tenaga pendidik di sekolah. Pendekatan yang menggabungkan literasi, numerasi, dan pendidikan gizi memberi perhatian pada kemampuan membaca, memahami konsep angka, serta kebiasaan hidup sehat di kelas awal.
Dalam pelatihan, peserta mendapat strategi agar materi dapat diterapkan di ruang kelas. Numerasi diarahkan untuk membantu anak memahami konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Sekolah juga memperoleh bahan bacaan untuk mendukung kebiasaan membaca.
Setelah pelatihan, setiap sekolah akan menyusun program penguatan literasi dan numerasi dasar. Program itu akan didampingi dan dimonitor secara berkala untuk melihat penerapannya. Pemerintah Kabupaten Kupang menyatakan praktik tersebut akan diperluas ke sekolah lain di luar 19 sekolah peserta.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BMKG Peringatkan Angin Kencang di Nusa Tenggara Timur
BMKG memperingatkan potensi angin kencang di Nusa Tenggara Timur pada 29 September 2026. Angin hingga 33 kilometer per jam diprakirakan terjadi di Kup…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga




