NTT Hari Ini

Senin, 19 Oktober 2026

BI NTT Catat Penjualan UMKM Rp1.218.148.000 pada 2026

Bank Indonesia NTT mencatat penjualan UMKM Rp1.218.148.000 dari rangkaian ekonomi syariah 2026. UMKM Tahu Kejora juga mendapat kesepakatan pembiayaan Rp1 miliar.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Proses pembuatan kembang tahu tradisional di wadah besar di dalam bengkel produksi.
Ilustrasi: Proses pembuatan kembang tahu tradisional di wadah besar di dalam bengkel produksi. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Kupang — Pada 16 Oktober 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat total penjualan usaha mikro, kecil, dan menengah sebesar Rp1.218.148.000 dari rangkaian kegiatan pengembangan ekonomi syariah sepanjang 2026. Pada rangkaian yang sama, Bank Indonesia NTT dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyepakati pembiayaan syariah sebesar Rp1 miliar untuk UMKM Tahu Kejora.

Penjualan tersebut berasal dari sejumlah kegiatan. Laporannya menyebut Bazaar Ramadan, perlombaan Ramadan, serta Halal Festival dan Tabligh Akbar 2026 yang digelar bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT. Rangkaian itu menjadi bagian dari upaya memperluas pasar dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Kesepakatan pembiayaan ditujukan kepada UMKM Tahu Kejora. Nilainya Rp1 miliar. Laporan tidak merinci tenor, skema angsuran, atau waktu pencairan pembiayaan tersebut.

Penjualan UMKM NTT mencapai Rp1.218.148.000

Informasi ini mencakup kegiatan yang berlangsung di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur, tetapi laporan tidak memerinci pembagian penjualan berdasarkan pulau atau kabupaten. Karena itu, angka tersebut tidak dapat disebut sebagai capaian khusus Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, atau Alor.

Konteks kegiatan juga mencakup partisipasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Indonesia Sharia Economic Festival ke-13 tahun 2026. Festival itu berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta, dengan tema akselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah berkelanjutan melalui sinergi dan transformasi digital.

Bagi pembaca di Nusa Tenggara Timur, capaian ini menunjukkan adanya transaksi UMKM yang dihimpun dari rangkaian promosi ekonomi syariah sekaligus akses pembiayaan bagi salah satu pelaku usaha. Namun, rincian penerima manfaat, lokasi usaha, dan tindak lanjut pencairan belum disebutkan dalam laporan yang tersedia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.