KADIN Ende Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Ekspor NTT
KADIN Ende menyebut sekitar 16 ribu peluang kuota ekspor di NTT belum dimanfaatkan. Pelaku usaha didorong memperbaiki mutu produk dan berkolaborasi untuk memperluas akses pasar.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kabupaten Ende — Ketua Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Ende Syarifudin Jufri mengajak pelaku usaha memanfaatkan peluang ekspor di Nusa Tenggara Timur dalam pelantikan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Ende, Nagekeo, dan Sikka di Kabupaten Ende pada 12 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Pelaku usaha di NTT mendapat dorongan untuk meningkatkan mutu produk dan berkolaborasi agar dapat memanfaatkan peluang ekspor yang disebut sekitar 16 ribu kuota.
Syarifudin menyebut terdapat sekitar 16 ribu kuota ekspor di NTT yang belum dimanfaatkan. Ia mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan membangun kolaborasi untuk memperluas akses pasar, menurut laporan RRI Ende yang terbit 14 Oktober 2026.
RRI melaporkan Syarifudin menyampaikan bahwa pemanfaatan peluang tersebut membutuhkan kesiapan pelaku usaha dalam menjaga mutu produk. Ia juga menyebut kerja sama antara KADIN dan IWAPI dapat mendukung pengembangan usaha serta memperluas akses pasar bagi produk lokal.
Pelantikan tiga pengurus cabang IWAPI itu berlangsung di Hotel Syifa, Kabupaten Ende. Tribun Flores melaporkan kegiatan tersebut dihadiri Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda dan diarahkan untuk memperkuat kolaborasi perempuan pengusaha serta memperluas pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah di Flores.
Bupati Ende, menurut RRI, mendorong kemitraan pemerintah daerah dengan IWAPI untuk mengembangkan UMKM dan memperluas peran perempuan dalam perekonomian daerah. Dukungan yang disebut mencakup upaya mempermudah perizinan dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Sumber-sumber tersebut tidak melaporkan keputusan pemerintah baru mengenai kuota ekspor, pembagian kuota per pelaku usaha, atau batas waktu pemanfaatannya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
FCE 2026 Buka Ruang UMKM Menggerakkan Ekonomi Kota Kupang
Wali Kota Kupang menilai FCE 2026 menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM. Pelaku usaha mendapat ruang untuk memasarkan produk kepada pe…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





