BI NTT Sepakati Pembiayaan Syariah Rp1 Miliar untuk Tahu Kejora
Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur menyepakati pembiayaan syariah Rp1 miliar untuk UMKM Tahu Kejora. Penjualan UMKM dari program ekonomi syariah sepanjang 2026 mencapai Rp1.218.148.000.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kupang — Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur menyepakati pembiayaan syariah Rp1 miliar bagi UMKM Tahu Kejora pada 16 Oktober 2026. Kesepakatan itu dibuat bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai tambahan dukungan pembiayaan dalam program pengembangan ekonomi syariah.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat total penjualan usaha mikro, kecil, dan menengah sebesar Rp1.218.148.000 melalui rangkaian kegiatan pengembangan ekonomi syariah sepanjang 2026. Kegiatan tersebut mencakup Bazaar Ramadan, perlombaan Ramadan, serta Halal Festival dan Tabligh Akbar 2026.
Bank Indonesia menyebut pengembangan ekonomi syariah dilakukan secara terintegrasi. Programnya meliputi peningkatan literasi, pengembangan pelaku usaha syariah dan pondok pesantren, fasilitasi sertifikasi halal, akses pembiayaan dan zakat, infak, sedekah, serta wakaf, dan perluasan akses pasar.
Pembiayaan syariah memperluas akses pasar UMKM NTT
Bagi pembaca di Timor dan pulau-pulau lain di Nusa Tenggara Timur, dukungan pembiayaan dan sertifikasi halal dapat membantu usaha kecil memperluas produksi serta menjangkau pasar yang lebih luas.
Penguatan ekosistem ini juga terkait partisipasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Indonesia Sharia Economic Festival ke-13 tahun 2026. Festival itu berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center, Jakarta, dan menghadirkan lebih dari 100 kegiatan serta lebih dari 1.000 pelaku industri halal.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BI NTT Dorong Konektivitas Pariwisata dari Alor hingga Sumba
Bank Indonesia menyebut pariwisata Nusa Tenggara Timur berpotensi menggerakkan ekonomi. Konektivitas dan pengembangan destinasi dinilai perlu diperkua…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga




