Produksi Semen Kupang Terbatas, Kadin NTT Usulkan Pabrik Berbahan Lokal
Kadin NTT mendorong pembangunan pabrik semen berbahan baku lokal untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Rote Ndao dilaporkan masih memiliki stok aman.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kupang — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nusa Tenggara Timur mendorong pembangunan pabrik semen berbahan baku lokal di Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 5 November 2026. Dorongan ini disampaikan Ketua Umum Kadin NTT Bobi Lianto di tengah ketergantungan daerah terhadap pasokan semen dari luar daerah.
Bobi mengatakan produksi Semen Kupang masih terbatas karena menggunakan klinker atau bahan setengah jadi dari luar daerah. Keterbatasan mesin dan kondisi perusahaan juga memengaruhi kemampuan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar regional.
NTT memiliki batu kapur dan tanah liat yang dapat digunakan sebagai bahan baku. Kadin NTT menyebut sudah ada calon investor dan pengusaha lokal yang berminat membangun pabrik semen. Rencana itu membutuhkan dukungan perizinan pemerintah pusat.
Pabrik lokal dapat mengurangi ketergantungan pasokan semen
Bagi pembaca di pulau Timor, khususnya Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, industri semen berbahan baku setempat berhubungan langsung dengan kelancaran pembangunan. Produksi di daerah dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar dan berpotensi menekan biaya pembangunan.
Di Pulau Rote, stok semen di Kabupaten Rote Ndao pada November 2026 masih terpantau aman, meskipun sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur mengalami persoalan pasokan. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak pasokan tidak seragam antarkabupaten.
Menurut Kadin NTT, industri baru itu tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan daerah. Produksi semen juga dinilai berpeluang memasok pasar Timor Leste dan Australia.
Sambil menunggu solusi jangka panjang, Kadin NTT berkoordinasi dengan distributor untuk mempercepat kedatangan kapal dan menjaga kelancaran distribusi semen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan NTT
BMKG memperingatkan gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan NTT pada 4–5 November 2026. Nelayan diminta mengutamakan keselamatan.
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





