NTT Hari Ini

Jumat, 6 November 2026

Ternak Warga Watu Nggene Mati Terdampak Kemarau Panjang

Sejumlah kerbau, sapi, dan kambing warga Watu Nggene, Manggarai Timur, mati saat kemarau panjang. Jumlahnya belum diketahui dan masih didata petugas kesehatan hewan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sepasang kaki bersepatu cokelat berdiri di atas tanah kering dan retak-retak.
Ilustrasi: Sepasang kaki bersepatu cokelat berdiri di atas tanah kering dan retak-retak. · Foto: Pradeep Shrivas / Pexels

Borong — Sejumlah kerbau, sapi, dan kambing milik warga Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, mati akibat dugaan dampak kemarau panjang pada Kamis (5/11) siang.

Warga Wae Lengga, Donatus Lalong, mengatakan banyak ternak di wilayah Mabaruju dan Padang Mausui mati karena rumput yang menjadi pakan mengering. Ia belum mengetahui jumlah ternak yang mati.

Lurah Watu Nggene, Maria Daflora Echo, membenarkan adanya kematian ternak yang dikaitkan dengan kemarau panjang atau El Nino. Namun, pemerintah kelurahan belum mengetahui jumlah pastinya karena belum menerima laporan langsung dari warga atau ketua rukun tetangga.

Menurut keterangan lurah, koordinator Pusat Kesehatan Hewan telah menerima beberapa laporan data ternak mati. Petugas kesehatan hewan juga turun untuk memantau dan mendata kondisi tersebut.

Kematian ternak menekan penghidupan warga Manggarai Timur

Peristiwa ini berdampak langsung pada peternak di Watu Nggene karena kerbau, sapi, dan kambing merupakan ternak milik warga. Kekeringan pakan membuat warga membutuhkan pendataan yang jelas serta langkah penyediaan pakan selama kemarau.

Warga meminta pemerintah kelurahan, pemerintah kecamatan, dan Dinas Peternakan Manggarai Timur turun mendata ternak yang mati serta mencari penyebab kematiannya. Warga juga berharap bantuan bibit ternak sebagai pengganti ternak yang mati dan solusi penyediaan pakan pada musim kemarau.

Dinas Peternakan Manggarai Timur belum berhasil dikonfirmasi dalam laporan tersebut. Petugas kesehatan hewan masih melakukan pemantauan dan pendataan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.