Warga Nangahale Berdoa Jelang Putusan Banding Sengketa Gereja
Warga adat Nangahale, Kabupaten Sikka, berdoa pada 23 September menjelang pembacaan putusan banding tiga warga dalam sengketa dengan Gereja Katolik pada 24 September 2026.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Nangahale — Masyarakat adat Nangahale, Kabupaten Sikka, menggelar doa bersama menjelang pembacaan putusan banding terhadap tiga anggota komunitas dalam sengketa dengan Gereja Katolik pada 24 September 2026.
Doa Rosario berlangsung pada 23 September 2026 pukul 19.00–19.45 WITA di rumah Antonius Toni. Ia merupakan salah satu warga yang kini mendekam di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere.
Sekitar 20 warga dari Suku Soge Natarmage dan Suku Goban Runut mengikuti doa tersebut. Mereka memohon agar Pengadilan Tinggi Kupang menjatuhkan putusan yang adil bagi Antonius Toni, Leonardus Leo, dan Ignasius Nasi.
Putusan banding menentukan perkembangan perkara warga Nangahale
Perkara ini berkaitan dengan sengketa antara masyarakat adat Nangahale dan Gereja Katolik. Tiga warga yang menghadapi putusan banding sebelumnya memperoleh putusan lepas dari Pengadilan Negeri Maumere.
Dalam doa bertajuk Doa Mohon Keadilan dan Perlindungan Hukum bagi Warga, umat menyampaikan syukur atas penyertaan Tuhan selama konflik berlangsung. Mereka juga memohon agar Roh Kudus menerangi hati nurani majelis hakim Pengadilan Tinggi.
Warga meminta hakim mempertimbangkan Kontra Memori Banding yang diajukan para terdakwa. Dokumen itu diharapkan menjadi rujukan dalam mengambil keputusan yang adil.
Doa ditutup dengan permohonan perlindungan Allah Tritunggal Maha Kudus dan Bunda Maria, Penolong Perantara Segala Rahmat. Pembacaan putusan banding dijadwalkan pada 24 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
Dua Nelayan Sikka Ditemukan Selamat Setelah Hilang Kontak di Laut
Dua nelayan asal Sikka, Ahmad Junaidi dan Jiar Junaidi Mendome, ditemukan selamat pada Minggu, 20 September 2026, setelah dua hari hilang kontak saat…
Terbaru di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga





