DPRD dan Pemprov NTT Sepakati Perubahan APBD 2026
Pemprov dan DPRD NTT menyepakati Perubahan APBD 2026 di Kupang pada 21 September. Pendapatan dan belanja ditetapkan dengan defisit yang ditutup melalui pembiayaan neto.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di Kupang pada Senin, 21 September 2026.
Pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp4.991.894.822.215. Nilai itu turun Rp560.456.206.159 dari rencana awal sebesar Rp5.552.331.028.394.
Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp5.040.409.056.573. Angka tersebut berkurang Rp273.492.404.873 dari rencana awal sebesar Rp5.313.851.461.410.
Defisit ditutup melalui pembiayaan neto
Perbandingan pendapatan dan belanja menghasilkan defisit sebesar Rp48.534.234.358. Defisit itu ditutup melalui pembiayaan neto dengan nilai yang sama.
Setelah memperhitungkan defisit dan pembiayaan neto, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun berkenaan tercatat sebesar Rp0.
Persetujuan bersama tersebut menjadi dasar penetapan Ranperda menjadi Peraturan Daerah. Laporan yang tersedia menyebut keputusan itu diambil dalam rapat paripurna DPRD Nusa Tenggara Timur di Kupang.
Mengapa penting bagi pembaca
Perubahan angka pendapatan dan belanja menjadi rujukan untuk membaca kapasitas belanja pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026. Bagi warga di kabupaten dan pulau-pulau di Nusa Tenggara Timur, keputusan ini berkaitan dengan arah penggunaan anggaran provinsi.
Angka resmi dalam persetujuan bersama juga menunjukkan bahwa selisih antara pendapatan dan belanja tidak dibiarkan terbuka. Pemerintah daerah mencatat defisit dan menutupnya melalui pembiayaan neto sebesar Rp48.534.234.358.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
NasDem Desak Peta Jalan Pemulihan Gempa Flores
Fraksi NasDem DPRD NTT meminta peta jalan pemulihan gempa Flores berbasis data terintegrasi untuk tujuh kabupaten. Desakan disampaikan pada 21 Septemb…
Terbaru di Timor

Baca juga




