NTT Hari Ini

Selasa, 13 Oktober 2026

Gelombang Hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan NTT

BMKG membedakan gelombang tinggi 2,5–4 meter dan sangat tinggi 4–6 meter. Nelayan serta operator kapal perlu mencocokkan tinggi gelombang dengan wilayah perairan dan periode berlaku.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ombak laut berbusa putih menghantam tebing bebatuan hitam dari sudut pandang atas.
Ilustrasi: Ombak laut berbusa putih menghantam tebing bebatuan hitam dari sudut pandang atas. · Foto: JJ Skys the Limit / stocksnap (Openverse), CC0

Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gelombang signifikan maksimum setinggi 2,5–4 meter masuk kategori tinggi. Kategori sangat tinggi berada pada rentang 4–6 meter. Informasi pada laman peringatan BMKG perlu dibaca bersama lokasi perairan dan periode berlaku sebelum nelayan atau operator kapal beraktivitas.

Untuk Nusa Tenggara Timur, laman BMKG menampilkan pola angin yang umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 9–27 knot. Peringatan gelombang memuat ketinggian yang berpotensi terjadi, wilayah perairan terdampak, serta periode berlakunya. Karena itu, angka ketinggian tidak cukup dibaca tanpa mencocokkannya dengan nama selat, laut, atau perairan dan waktu peringatan.

Mengapa pembacaan wilayah dan periode penting bagi pelayaran

Risiko berbeda menurut jenis kapal dan lokasi pelayaran. Dalam siaran BMKG, perahu nelayan diimbau mewaspadai angin di atas 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang perlu memperhatikan angin lebih dari 16 knot dan gelombang lebih dari 1,5 meter. Kapal feri perlu mewaspadai angin lebih dari 21 knot dan gelombang lebih dari 2,5 meter. Kapal besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar perlu memperhatikan angin lebih dari 27 knot dan gelombang lebih dari 4,0 meter.

Contoh peringatan BMKG untuk NTT mencantumkan Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, perairan utara dan selatan Sabu-Raijua, perairan utara Timor, perairan utara Kupang-Rote, serta perairan selatan Timor-Rote. Daftar tersebut menunjukkan bahwa pembaca perlu mengidentifikasi rute secara spesifik, bukan hanya mengandalkan label umum NTT.

BMKG juga menyediakan visualisasi prakiraan ketinggian gelombang signifikan maksimum harian untuk periode tiga hari ke depan. Nelayan dan operator kapal perlu memeriksa pembaruan resmi sebelum berlayar, mencocokkan periode berlaku dengan jadwal perjalanan, lalu menilai kesesuaiannya dengan ukuran dan jenis kapal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    BMKG Prakirakan Awan Tebal dan Kabut di NTT

    Flores

    BMKG Prakirakan Awan Tebal dan Kabut di NTT

    BMKG memperkirakan cuaca NTT pada 11 Oktober 2026 didominasi awan tebal. Suhu berada pada rentang 14–34 derajat Celsius dan kabut berpotensi muncul di…

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.