Gibran Tinjau Pascagempa di Maumere, 71 Korban Jiwa Tercatat
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau penanganan pascagempa di Maumere, Kabupaten Sikka, pada 20 Agustus 2026. Ia didampingi Pratikno dan melibatkan mahasiswa psikologi untuk trauma healing bagi korban.
Oleh Pandi Muktar
· Peristiwa: · 2 menit baca
Maumere — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis, 20 Agustus 2026, untuk meninjau penanganan pascagempa. Ia didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta meninjau sejumlah titik terdampak di wilayah itu menurut pemerintah daerah dan laporan media arus utama.
Di Kabupaten Sikka, Gibran disebut langsung mengunjungi posko pengungsian di SDI Wairklau, Gereja Katolik Perumnas Maumere, Pelabuhan Lorens Say, dan Stadion Gelora Samador. Pemerintah Kabupaten Sikka menyebut kunjungan itu berlangsung setelah Wapres turun dari Bandara Frans Seda Maumere pada siang hari.
Dalam sejumlah laporan, Gibran juga melibatkan enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia untuk membantu trauma healing bagi korban gempa. Keterlibatan mahasiswa itu menjadi bagian dari pemulihan psikologis warga selain penanganan darurat lainnya.
Korban dan pengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 71 orang per Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB. Data yang sama menyebut 59.647 orang mengungsi pada tahap itu.
Data BNPB yang dikutip media pada 20 Agustus 2026 menyebut jumlah pengungsi kemudian meningkat menjadi 92.735 orang. BNPB juga mencatat korban jiwa bertambah menjadi 75 orang setelah ada tambahan korban dari Sikka, Manggarai, dan Nagekeo.
Pemerintah pusat pada hari yang sama menempatkan fokus penanganan pada logistik, layanan kesehatan, dan pemulihan fasilitas umum. Sejumlah laporan menyebut bantuan terus dikirim lewat udara dan darat, sementara fasilitas kesehatan darurat diperkuat untuk melayani warga terdampak.
Kunjungan Gibran di Maumere menjadi bagian dari rangkaian penanganan pascagempa di Flores setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. Di Sikka, pemerintah daerah menyebut Wapres meninjau langsung kondisi pengungsi dan fasilitas yang rusak akibat gempa.
Konteks penanganan
Selain posko pengungsian, Gibran juga meninjau fasilitas kesehatan dan infrastruktur publik yang terdampak di Maumere. Dalam beberapa laporan, ia terlihat berdialog dengan warga dan pasien untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Penanganan di Sikka dan daerah lain di Flores masih berfokus pada kebutuhan mendesak warga, termasuk tempat tinggal sementara, layanan medis, dan dukungan psikologis. Pemerintah daerah menyebut beberapa lokasi pengungsian masih menampung ribuan warga pada hari kunjungan berlangsung.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
BPAD NTT Serahkan Legalitas Tanah untuk Dua SMK di Flores
Penyerahan dokumen hibah dan BAST menjadi bagian dari penataan aset daerah untuk memperjelas status administrasi serta kepastian hukum tanah dua sekol…
Paling ramai di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga




