BMKG: Cuaca Tiga Wilayah Flores Kondusif 20 September
BMKG Stasiun Meteorologi Sikka memprakirakan cuaca di Sikka, Ende, dan Nagekeo pada Minggu, 20 September 2026, umumnya cerah hingga berawan dengan suhu 21–32 derajat Celsius.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Ende — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sikka memprakirakan cuaca di Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo pada Minggu, 20 September 2026, secara umum kondusif dengan kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi sampai sore, lalu cerah berawan hingga berawan pada malam hingga dini hari.
Menurut prakirawan BMKG Sikka, Burhan, suhu udara di tiga wilayah tersebut diperkirakan berkisar 21–32 derajat Celsius dengan angin dominan bertiup dari arah tenggara dan kecepatan rata-rata 10–20 kilometer per jam.
Informasi prakiraan ini disampaikan BMKG Sikka melalui siaran informasi cuaca pada Sabtu, 19 September 2026. Rincian prakiraan harian yang sama tercatat sejalan dengan pola cuaca NTT pada pertengahan September 2026 yang didominasi kondisi cerah hingga berawan di banyak wilayah.
Rincian utama prakiraan BMKG Sikka untuk Minggu, 20 September 2026:
- Wilayah daratan: Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.
- Kondisi cuaca: cerah hingga cerah berawan pada pagi–sore, cerah berawan hingga berawan pada malam–dini hari.
- Suhu udara: 21–32 derajat Celsius.
- Arah angin: dominan dari tenggara, dengan kecepatan rata-rata 10–20 kilometer per jam.
Kondisi Laut Utara dan Selatan Flores
BMKG Sikka meminta masyarakat yang beraktivitas di pesisir dan perairan Flores memperhatikan kondisi gelombang laut. Dalam prakiraan yang sama, tinggi gelombang di perairan utara Flores diperkirakan berada pada kisaran 0,5–1 meter sehingga dikategorikan gelombang rendah.
Sementara itu, perairan selatan Flores diprakirakan mengalami gelombang sedang dengan tinggi 1,25–2 meter. Kategori gelombang sedang di perairan selatan Flores dan Laut Flores juga tercantum dalam prakiraan tinggi gelombang harian nasional BMKG untuk 20 September 2026.
Dengan kondisi tersebut, warga yang hendak melaut atau melakukan kegiatan di sekitar pantai diimbau memantau pembaruan informasi cuaca maritim sebelum beraktivitas, terutama di wilayah dengan gelombang sedang.
Imbauan BMKG Terkait Musim Kering
Prakirawan BMKG Sikka mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap dampak musim kering yang masih berlangsung di Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi memicu keterbatasan pasokan air bersih dan meningkatkan risiko bencana meteorologi kering seperti kebakaran hutan dan lahan.
Sejalan dengan pola cuaca cerah di banyak wilayah NTT pada pertengahan September 2026, BMKG dan media lokal menyoroti perlunya kewaspadaan terhadap gelombang tinggi di sejumlah perairan serta potensi kekeringan di daratan.
Warga diminta berhati-hati terhadap kemungkinan pohon tumbang dan penyebaran titik api ketika angin bertiup lebih kencang, serta menghindari praktik pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran meluas.
BMKG Sikka juga mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi cuaca dan maritim dari kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. Pembaruan data cuaca di tingkat provinsi dan nasional menunjukkan konsistensi pola cerah hingga berawan di banyak wilayah NTT sekaligus adanya peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di beberapa perairan.
Sumber
Berita berikutnya

Budiman: Perkembangan Manggarai Barat Dorong Pembentukan Kodim 1630
Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung menyatakan perkembangan Manggarai Barat dan status Labuan Bajo sebagai destinasi pariw…
Baca juga



