Golo Mori Sunset Run Kembali Digelar di Manggarai Barat
Golo Mori Sunset Run 2026 kembali berlangsung di Manggarai Barat pada 3 Oktober setelah ditunda akibat gempa Flores. Kegiatan ini diarahkan untuk promosi Golo Mori dan Labuan Bajo.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Golo Mori — Golo Mori Sunset Run 2026 kembali digelar di kawasan The Golo Mori, Manggarai Barat, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Ajang ini berlangsung setelah jadwal sebelumnya ditunda akibat gempa bumi yang melanda Flores.
Kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan untuk kedua kalinya. RRI melaporkan bahwa acara semula dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus, tetapi pelaksanaannya diundur karena bencana gempa bumi di wilayah Flores.
Di kawasan The Golo Mori, ajang lari ini menggabungkan olahraga dan promosi destinasi. Peserta menikmati lintasan serta panorama kawasan Golo Mori dalam kegiatan yang diarahkan untuk memperkenalkan kawasan tersebut dan Labuan Bajo kepada masyarakat yang lebih luas.
Mengapa kegiatan ini penting bagi pembaca di Flores
Golo Mori Sunset Run menjadi informasi pariwisata yang terkait langsung dengan pemulihan kegiatan di Flores setelah gempa. Lokasinya berada di Kabupaten Manggarai Barat, sehingga kegiatan ini memberi gambaran tentang agenda pariwisata yang kembali berlangsung di kawasan Labuan Bajo.
Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng menyebut pelaksanaan Golo Mori Sunset Run diharapkan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Menurut laporan RRI, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut digunakan untuk memperkenalkan kawasan Golo Mori serta Labuan Bajo. Penyelenggaraan berkelanjutan diharapkan mendukung promosi destinasi wisata dan mendorong pertumbuhan pariwisata di Manggarai Barat.
DetikBali melaporkan bahwa acara tahun kedua ini digelar oleh InJourney Tourism Development Corporation sebagai pengelola kawasan The Golo Mori. Laporan yang sama menyebut pelaksanaan semula direncanakan pada 22 Agustus 2026, kemudian diundur akibat gempa bumi di Flores.
RRI juga melaporkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan. Tidak ada keterangan lebih lanjut dalam laporan yang tersedia mengenai jadwal penyelenggaraan berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Cafe Ghaura Coklat Kembangkan Wisata lewat Menu Produk Lokal
Cafe Ghaura Coklat di Labuan Bajo memakai nama Pink Beach dan Komodo pada menu. Kafe ini mengaitkan sajian cokelat dengan produk lokal dan pengalaman…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga



