NTT Hari Ini

Rabu, 21 Oktober 2026

Gubernur NTT Nyatakan Siap Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut Nusa Tenggara Timur optimistis menjadi tuan rumah PON XXII 2028 setelah KONI meninjau sejumlah venue pada 19 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tiga orang pelari sedang berlari di lintasan atletik merah di dalam stadion.
Ilustrasi: Tiga orang pelari sedang berlari di lintasan atletik merah di dalam stadion. · Foto: RUN 4 FFWPU / Pexels

Kupang — Pada 19 Oktober 2026, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan Nusa Tenggara Timur optimistis siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XXII 2028. Pernyataan itu disampaikan setelah delegasi Komite Olahraga Nasional Indonesia melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah venue di Nusa Tenggara Timur.

Melki mengatakan kesiapan tersebut masih perlu diperkuat melalui pembenahan fasilitas, koordinasi lintas perangkat daerah, serta perencanaan yang matang dan terukur. Peninjauan venue menjadi bagian dari persiapan daerah untuk menyelenggarakan ajang olahraga nasional tersebut.

Dalam aspek prestasi, Nusa Tenggara Timur menargetkan masuk 10 besar nasional. Target itu ditempuh melalui peningkatan kualitas pembinaan atlet dan penguatan budaya berprestasi. Pemerintah daerah juga menyiapkan lima sasaran penyelenggaraan, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi, sukses pariwisata, dan sukses administrasi.

Kesiapan venue menentukan pembagian pertandingan di Nusa Tenggara Timur

Bagi pembaca di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor, kesiapan venue akan menentukan daerah yang dapat menjadi lokasi pertandingan. Rencana penyebaran venue tidak hanya berpusat di Kota Kupang, tetapi juga mencakup sejumlah kabupaten.

Lokasi yang direncanakan dalam laporan peninjauan sebelumnya meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sumba Barat, Rote Ndao, Alor, Ngada, Sikka, Labuan Bajo, dan Ende. Namun, penetapan cabang olahraga dan lokasi pertandingan tetap menunggu keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia berdasarkan hasil evaluasi dan kelayakan venue.

Komite Olahraga Nasional Indonesia sebelumnya menyatakan venue yang tidak memenuhi standar kelayakan berpotensi dipindahkan. Pemerintah kabupaten tetap dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah cabang olahraga selama memenuhi persyaratan kesiapan fasilitas dan dukungan anggaran.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Olahraga

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.