Gubernur NTT Optimistis Siap Gelar PON 2028
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut provinsinya optimistis menjadi tuan rumah PON 2028 setelah KONI mengecek sejumlah venue pada 19 Oktober 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan NTT optimistis siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 setelah delegasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengecek langsung sejumlah venue di NTT pada Senin, 19 Oktober 2026.
Melki menyampaikan hal itu saat memimpin Apel Kesadaran Aparatur Sipil Negara di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Ia mengatakan hasil peninjauan menjadi dasar untuk memperkuat kesiapan penyelenggaraan PON.
Pemerintah daerah diminta melanjutkan pembenahan fasilitas olahraga. Koordinasi lintas perangkat daerah dan perencanaan yang matang serta terukur juga diperlukan agar persiapan berjalan sesuai kebutuhan.
Kesiapan venue menentukan penyelenggaraan PON 2028
Peninjauan venue menjadi bagian dari rangkaian evaluasi kesiapan NTT sebagai tuan rumah. Visitasi KONI Pusat dan delegasi teknis dimulai dengan rapat koordinasi di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada pukul 07.00 WITA. Hasil evaluasi digunakan untuk mempertimbangkan penetapan cabang olahraga dan lokasi pertandingan.
Persiapan tidak hanya berkaitan dengan arena pertandingan. Evaluasi sebelumnya juga mencakup infrastruktur, transportasi, layanan kesehatan, keamanan, dan pembinaan atlet. Pelaksanaan pertandingan direncanakan tidak terpusat di Kota Kupang, tetapi dapat melibatkan daerah di Pulau Timor, Sumba, Flores, Alor, dan Rote.
Gubernur menyatakan optimisme setelah menerima hasil peninjauan. Optimisme tersebut tetap disertai kebutuhan untuk memperbaiki fasilitas, memperkuat koordinasi, dan menyusun rencana kerja yang terukur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pariwisata
Pantai Bo'a Dinilai Layak sebagai Kandidat Venue Selancar PON 2028
Survei PB PSOI dan KONI NTT menyatakan ombak Pantai Bo'a mendukung pertandingan selancar PON XXII 2028. Infrastruktur pendukung masih perlu dibenahi.
Terbaru di Olahraga

Berita utama hari ini

Baca juga





