NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Perbaikan Total RSUD TC Hillers Maumere

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan perbaikan menyeluruh RSUD dr. TC Hillers Maumere akan segera ditangani setelah rumah sakit itu mengalami kerusakan akibat gempa Flores.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: 20160403092429 - Christian procession near Maumere.
Foto arsip: 20160403092429 - Christian procession near Maumere. · Foto: Felix Dance / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Maumere — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan perbaikan menyeluruh RSUD dr. TC Hillers Maumere akan segera ditangani setelah fasilitas itu mengalami kerusakan akibat gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Komitmen itu disampaikan saat Melki meninjau langsung kondisi rumah sakit pada Selasa, 8 September 2026, didampingi Direktur RSUD dr. TC Hillers Paulus Lameng dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

Menurut laporan RRI dan Haluan NTT, hasil asesmen tenaga ahli di bidang pekerjaan umum menempatkan sejumlah bangunan RSUD dr. TC Hillers dalam kategori merah sehingga tidak layak digunakan.

Akibat kondisi tersebut, sebagian besar pelayanan pasien dialihkan ke tenda darurat dan selasar rumah sakit untuk menjamin keselamatan pasien dan tenaga kesehatan selama masa tanggap darurat gempa.

Kategori merah dan layanan di tenda darurat

Melki menegaskan bangunan yang dinyatakan tidak aman tidak boleh dipaksakan untuk digunakan.

Ia menyatakan gedung yang masuk kategori merah berdasarkan asesmen tidak boleh kembali difungsikan sebelum dilakukan perbaikan struktural.

Menurut RRI, Melki menyebut keselamatan pasien dan tenaga kesehatan sebagai prioritas utama dan menilai rumah sakit harus diperbaiki secara total agar layanan kesehatan kembali berlangsung dalam bangunan yang aman.

Sebelumnya, sejumlah laporan lembaga dan media menggambarkan dampak gempa terhadap pelayanan kesehatan di Maumere.

Universitas Gadjah Mada melalui laporan fakultas kedokteran menyebutkan gedung Instalasi Gawat Darurat dan beberapa bangunan RSUD dr. TC Hillers mengalami kerusakan sehingga pelayanan dialihkan ke tenda-tenda darurat di halaman rumah sakit.

Dalam laporan tersebut dijelaskan, pasien rawat inap dan rawat jalan untuk sementara ditangani di tenda darurat, sementara tindakan operasi tetap dilakukan di gedung rumah sakit karena keterbatasan pemindahan fasilitas penunjang.

Pemerintah koordinasi percepat penanganan

Menurut Haluan NTT, Melki menyatakan Pemerintah Provinsi NTT akan terus memantau penanganan RSUD dr. TC Hillers dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta kementerian terkait.

Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah pusat disebut akan memperkuat koordinasi agar kebutuhan perbaikan dapat segera ditindaklanjuti.

RRI melaporkan, sasaran utama koordinasi tersebut adalah mempercepat pemulihan fasilitas rumah sakit sehingga masyarakat kembali memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan optimal.

Melki menambahkan, pemerintah daerah akan mengawal proses asesmen lanjutan dan penyusunan kebutuhan teknis perbaikan.

Ia menyampaikan pentingnya kejelasan rencana penanganan bagi pasien dan tenaga kesehatan yang saat ini bekerja di fasilitas darurat.

Anggaran dan jadwal belum diumumkan

Dalam pernyataannya saat kunjungan, Melki belum merinci besaran anggaran maupun sumber pembiayaan perbaikan total RSUD dr. TC Hillers.

Haluan NTT hanya menyebutkan bahwa pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah pusat agar kebutuhan perbaikan segera ditangani.

RRI menulis, Gubernur NTT menekankan urgensi perbaikan menyeluruh namun belum mengumumkan jadwal dimulainya pekerjaan fisik maupun tahapan teknis perbaikan gedung.

Informasi mengenai gedung mana saja yang akan direnovasi atau dibangun kembali, serta skema pemindahan layanan selama proses perbaikan, belum disampaikan dalam keterangan resmi yang dimuat kedua media tersebut.

Bagi pasien dan keluarga, kejelasan jadwal eksekusi dan pengaturan layanan selama masa perbaikan menjadi penting mengingat pelayanan kesehatan masih berlangsung dalam situasi darurat pascagempa.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.