Polres Manggarai Barat Petakan 6 Desa Rawan Pilkades 2026
Polres Manggarai Barat memetakan enam desa dengan 12 TPS yang dikategorikan sangat rawan menjelang Pilkades serentak 29 September 2026.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo — Polres Manggarai Barat mematangkan pengamanan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 dengan memetakan enam desa dan 12 tempat pemungutan suara (TPS) yang dikategorikan sangat rawan. Langkah itu dibahas dalam Tactical Wall Game (TWG) di Command Center Polres Manggarai Barat pada Jumat, 18 September 2026.
Menurut laporan Akurat.co, rapat TWG dipimpin Wakapolres Manggarai Barat Kompol Marthinus Pake bersama Wadanyon B Pelopor Brimob Polda NTT AKP Antonio Cortereal dan Kabag Ops Polres Manggarai Barat AKP I Made Supartha Purnama, serta diikuti pejabat utama Polres, perwira pengawas wilayah, para kapolsek, dan perwira Brimob.
Pemetaan kerawanan dan pengamanan TPS
Dalam TWG, kepolisian menyusun gambaran operasional pengamanan Pilkades, mulai dari pengawalan logistik, pengenalan lokasi TPS, hingga langkah menghadapi situasi kontinjensi, menurut Akurat.co. Para kapolsek diminta mengoptimalkan penggalangan dan imbauan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah yang dinilai berisiko tinggi.
Berdasarkan paparan Kasat Intelkam Polres Manggarai Barat, teridentifikasi enam desa dengan 12 TPS yang masuk kategori sangat rawan. Jajaran polsek diminta memperkuat deteksi dini dan komunikasi dengan tokoh masyarakat di desa-desa tersebut.
Wakapolres Manggarai Barat mengingatkan personel agar memahami objek pengamanan, alur distribusi logistik, lokasi TPS, dan pembagian tugas. Netralitas dan penerapan prosedur operasional standar ditekankan sebagai bagian dari pengamanan tahapan Pilkades.
Di sisi lain, pemerintah kabupaten telah menetapkan Pilkades serentak di Manggarai Barat pada 29 September 2026. Menurut penjelasan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Manggarai Barat, Pilkades akan digelar di puluhan desa yang tersebar di seluruh kecamatan, sehingga enam desa dan 12 TPS sangat rawan merupakan bagian dari keseluruhan lokasi pemungutan suara, bukan jumlah total.
Perkuatan Brimob di Lembor dan Kuwus
Masih menurut Akurat.co, Wadanyon B Pelopor Brimob Polda NTT menyatakan pasukannya siap mendukung pengamanan Pilkades di Manggarai Barat. Perkuatan personel bantuan kendali operasi (BKO) Brimob direncanakan ditempatkan di dua titik utama, yakni Polsek Lembor dan Polsek Kuwus, yang dinilai memiliki akses mobilitas lebih cepat untuk menjangkau wilayah sekitar.
Dalam rencana pengamanan, pergeseran pasukan diarahkan berlangsung pada H-1 sebelum hari pemungutan suara. Sebanyak 10 kendaraan taktis roda dua disiapkan untuk mendukung pergerakan personel di lapangan, menyesuaikan karakteristik medan di wilayah Manggarai Barat.
Di tingkat kabupaten, DPMD Manggarai Barat sebelumnya menyebut ada desa-desa yang menjadi perhatian khusus karena dinamika calon dan suhu politik lokal. Informasi itu menjadi salah satu pertimbangan kepolisian dalam menyusun peta kerawanan dan pola pengamanan.
Arahan Polda NTT soal pengamanan Pilkades
Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Candra memberikan apresiasi atas langkah proaktif Polres Manggarai Barat. Dalam pernyataannya yang dikutip Akurat.co, Henry menyebut pelaksanaan TWG merupakan wujud komitmen Polda NTT dan jajaran untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades serentak 2026 di Manggarai Barat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ia menginstruksikan personel agar siaga penuh, mengenali karakteristik wilayah penugasan masing-masing, dan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sepanjang tahapan Pilkades.
Dengan pemetaan kerawanan serta perkuatan Brimob di dua polsek strategis, kepolisian berharap potensi gangguan di TPS sangat rawan dapat ditekan dan pelaksanaan Pilkades di Manggarai Barat berlangsung sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Sumber
Berita berikutnya
Pemkab Manggarai Barat Batasi Aktivitas ASN di Desa Penyelenggara Pilkades
Pemkab Manggarai Barat membatasi aktivitas kedinasan ASN dari seluruh perangkat daerah dan pemerintah kecamatan di desa penyelenggara Pilkades serenta…
Baca juga


