Jefry Skaus Tiba di RSUD Kefamenanu Setelah Dievakuasi dari Oecusse
Jefry Skaus alias Fernando Eko, 12 tahun, ditemukan lemas di Oecusse lalu dievakuasi melalui PLBN Napan ke RSUD Kefamenanu pada 25 September 2026.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Oelamasi — Jefry Skaus alias Fernando Eko, bocah berusia 12 tahun asal Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, dievakuasi dari Oecusse melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan pada Jumat, 25 September 2026. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk mendapat penanganan medis.
Jefry ditemukan warga dalam kondisi lemas setelah pingsan di jalan wilayah Oecusse. Ia sebelumnya dibawa ke Rumah Sakit Oecusse. Informasi tentang keberadaannya diterima aparat pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 14.00 WITA.
Dari PLBN Napan, Jefry dijemput orang tuanya, Kris Skaus, bersama tenaga kesehatan Puskesmas Oepoli, Adiyanto Tiran dan Frengky Boys, serta personel Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Amfoang Timur. Ia tiba di RSUD Kefamenanu sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung mendapat perawatan.
Evakuasi menghubungkan layanan kesehatan lintas wilayah
Peristiwa ini penting bagi pembaca di wilayah perbatasan Timor karena memperlihatkan jalur penanganan warga Kabupaten Kupang yang ditemukan dalam kondisi darurat di Oecusse. Evakuasi berlanjut dari PLBN Napan menuju fasilitas kesehatan di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Jefry tercatat sebagai warga RT 09/RW 04, Desa Netemnanu Utara. Informasi yang dihimpun menyebutkan ia memiliki gangguan mental dan riwayat epilepsi. Ia juga dilaporkan tidak mengonsumsi makanan selama kurang lebih tiga hari sebelum ditemukan.
Penanganan medis di RSUD Kefamenanu menjadi tahap lanjutan setelah Jefry menerima pertolongan di Rumah Sakit Oecusse. Laporan yang tersedia menyebutkan ia langsung mendapat perawatan setelah tiba di rumah sakit sekitar pukul 15.30 WITA.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Flores

NTT Perkuat Pengendalian Penyakit Darah Pisang di Flores Timur dan Lembata
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT memperkuat koordinasi pengendalian penyakit darah pisang pada 23 September 2026 setelah serangan dilaporkan d…
Berita utama hari ini


