Johni Asadoma Perjuangkan Mutasi 21 ASN Rote Ndao dari Papua
Johni Asadoma membawa aspirasi keluarga 21 ASN asal Rote Ndao yang bertugas di Papua. Pemerintah pusat menyatakan mekanisme mutasi PNS dan PPPK berbeda.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menemui Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta pada Jumat, 25 September 2026. Ia membawa aspirasi keluarga 21 aparatur sipil negara asal Kabupaten Rote Ndao yang bertugas di wilayah Papua, termasuk Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Permohonan mutasi disampaikan setelah salah satu anggota keluarga mereka, Wili Mbuik, menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Jayawijaya. Johni meminta pemerintah pusat segera menindaklanjuti permohonan pemindahan atau kepulangan para ASN tersebut.
Mutasi 21 ASN menyangkut keselamatan keluarga dari Rote
Ke-21 ASN itu terdiri atas tujuh Pegawai Negeri Sipil dan 14 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Mereka merupakan keluarga dekat Wili Mbuik dan saat ini mengabdi di wilayah Papua, termasuk Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Johni menyampaikan bahwa permintaan pulang ke Nusa Tenggara Timur berkaitan langsung dengan rasa aman para ASN dan keluarganya. Ia mendorong penanganan yang konkret, terukur, dan bertahap dengan tetap mengikuti ketentuan kepegawaian.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menjelaskan bahwa pemindahan tujuh ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil dapat ditindaklanjuti apabila memenuhi persyaratan. Proses itu memerlukan persetujuan instansi asal serta kesiapan instansi tujuan.
Untuk 14 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, mekanismenya berbeda karena hubungan kerja didasarkan pada perjanjian kontrak. Pemerintah pusat akan membahas kemungkinan penanganan khusus apabila kondisi tersebut memenuhi kriteria keadaan mendesak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
20 Tim Bersaing dalam NasDem Cup 2026 untuk Perserond
NasDem Cup 2026 di Rote Ndao diikuti 20 tim. Kompetisi ini menjadi jalur pemantauan pemain untuk Perserond menuju El Tari Memorial Cup 2027.
Terbaru di Kepulauan

Berita utama hari ini

Baca juga





