Jokowi Benar Kunjungi Pulau Palue pada 16 September 2026
Presiden ke-7 RI Joko Widodo benar mengunjungi Pulau Palue, Kabupaten Sikka, pada 16 September 2026. Laporan media menyebut ia menemui warga terdampak gempa, menyerahkan bantuan, dan bermalam di posko pengungsian.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo benar mengunjungi Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 16 September 2026. Sejumlah media melaporkan Jokowi tiba di Pulau Palue pada sore hari dan meninjau warga terdampak gempa di posko pengungsian Desa Rokirole.
Kunjungan itu semula beredar sebagai agenda yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama. Setelah kunjungan berlangsung, laporan media kemudian menyebut Jokowi menyapa warga, menyerahkan bantuan, dan bermalam bersama pengungsi di Palue.
RRI melaporkan Jokowi bermalam bersama warga terdampak gempa di Posko Pengungsian Cawalo, Desa Rokirole, Kecamatan Palue, pada Rabu malam, 16 September 2026. Liputan6 juga menulis Jokowi tiba di Pulau Palue sekitar pukul 18.45 WITA dan didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam kunjungan kerja itu.
Selain itu, sejumlah media lain yang mengutip rangkaian agenda yang sama menyebut Jokowi menyeberang ke Palue setelah tiba di Maumere, lalu menemui warga di lokasi pengungsian dan menyerahkan bantuan secara simbolis. Laporan-laporan itu juga menyebut kunjungan dilakukan untuk melihat langsung warga yang masih terdampak gempa Flores pada Agustus 2026.
Dengan demikian, klaim bahwa kunjungan Jokowi ke Palue pada 16 September 2026 hanya sebagai rencana tidak tepat. Yang dapat dipastikan dari laporan yang ditemukan adalah bahwa kunjungan itu benar terlaksana, disertai pertemuan dengan warga terdampak gempa dan bermalam di posko pengungsian.
Kepentingan publik dari kunjungan ini terletak pada penanganan pascabencana di Palue, terutama karena sejumlah laporan menyebut warga masih berada dalam masa pemulihan dan menunggu dukungan logistik serta bantuan di lokasi pengungsian.
Sumber
Berita berikutnya
PAD Retribusi Sampah Manggarai Barat Sementara Rp2,59 Miliar
Realisasi sementara PAD dari retribusi sampah di Manggarai Barat mencapai sekitar Rp2,59 miliar pada 2026, masih di bawah target APBD induk Rp3,8 mili…
Baca juga


