Kejurda Cricket NTT 2026 Resmi Dibuka di Kupang
Kejurda Cricket NTT 2026 dibuka di Kupang pada 27 Oktober dengan sembilan tim dari lima kabupaten/kota. Kompetisi berlangsung hingga 31 Oktober untuk pembinaan menuju PON 2028.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Kupang — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Cricket Nusa Tenggara Timur 2026 resmi dibuka pada Selasa, 27 Oktober 2026, di Kupang. Kompetisi ini diikuti sembilan tim dari lima kabupaten/kota dan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 31 Oktober 2026.
Pembukaan menandai dimulainya pertandingan kriket daerah yang menjadi bagian dari pembinaan atlet. Kejuaraan ini juga diarahkan untuk memperkuat persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Dengan berlangsungnya pertandingan hingga 31 Oktober 2026, setiap tim peserta memiliki kesempatan untuk bertanding sekaligus menjalani proses pembinaan kompetitif.
Kejurda menjadi bagian dari persiapan atlet NTT menuju PON 2028
Kejurda Cricket NTT diposisikan sebagai tahap pembinaan dan seleksi atlet. Nusa Tenggara Timur bersama Nusa Tenggara Barat akan menjadi tuan rumah PON 2028, sehingga kompetisi daerah menjadi salah satu ruang untuk memantau dan mengembangkan atlet. Kejuaraan ini menjadi bagian dari program pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di Nusa Tenggara Timur.
RRI sebelumnya melaporkan bahwa kejuaraan ini dipersiapkan sebagai langkah awal menghadapi PON 2028. Kota Kupang juga menjadi tuan rumah pelaksanaan kejuaraan. Atlet dari Kabupaten Rote Ndao termasuk yang menjalani latihan untuk menghadapi agenda olahraga daerah 2026. Kejuaraan tersebut sekaligus memberi ruang bagi tim peserta untuk menjalani pertandingan dalam suasana kompetitif.
Hasil kejuaraan dapat menjadi bagian dari pemetaan atlet menuju agenda olahraga nasional tersebut. Pertandingan yang berlangsung sampai 31 Oktober 2026 juga menjadi rangkaian pembinaan bagi peserta setelah pembukaan resmi kompetisi pada 27 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Rektor Undana Ingatkan Warga Kupang Waspadai Hoaks dan Deepfake AI
Rektor Undana Jefri S. Bale mengingatkan warga Kupang memeriksa informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan konten yang dapat direkayasa AI.
Terbaru di Olahraga

Baca juga





