NTT Hari Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026

NTT Perkuat Pengawasan Jalur Laut Perbatasan Alor

Pemprov NTT, Pemkab Alor, imigrasi, dan kepolisian membahas pengawasan jalur laut Alor Timur–Liquica pada 29 Oktober 2026. Pos Imigrasi Maritaing turut ditinjau.

Oleh

· 2 menit baca

Alor — Pada 29 Oktober 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten Alor, jajaran imigrasi, dan kepolisian membahas pengawasan jalur laut antara Alor Timur dan Distrik Liquica. Pertemuan berlangsung di wilayah perbatasan serta disertai peninjauan Pos Imigrasi Maritaing.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma berkoordinasi dengan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, serta unsur Kepolisian Sektor Alor Timur. Pembahasan mencakup dinamika perlintasan masyarakat melalui jalur laut dan kebutuhan peningkatan pelayanan publik di kawasan perbatasan.

Aparat menyampaikan bahwa warga dari kedua wilayah kerap bepergian melalui laut untuk mengunjungi keluarga, menghadiri kegiatan adat, dan memenuhi keperluan sosial lain. Perjalanan tersebut diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua jam. Dalam koordinasi itu juga disebutkan adanya indikasi perlintasan melalui jalur tidak resmi.

Pengawasan diarahkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai prosedur lintas batas, mencegah pelanggaran hukum, serta mengurangi risiko tindak pidana perdagangan orang. Pemerintah daerah dan imigrasi juga menekankan perlunya akses layanan yang sah dan mudah dijangkau.

Pengawasan Alor Timur perlu berjalan bersama layanan perbatasan

Bagi warga Pulau Alor, pengawasan jalur laut berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan, kepastian dokumen, dan akses terhadap layanan negara. Pos Imigrasi Maritaing berada di Desa Maritaing, Kecamatan Alor Timur, di ujung timur Pulau Alor. Lokasi ini menjadi titik penting untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memantau perlintasan di wilayah perairan perbatasan.

Beranda Imigrasi Alor juga disebut diharapkan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung perlindungan warga. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kawasan perbatasan yang aman dan tertib, sekaligus mendukung pariwisata, investasi, dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Alor.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kepulauan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.