Kodim Sikka Kerahkan 130 Prajurit Tangani Dampak Gempa
Sebanyak 130 prajurit Kodim 1603/Sikka ditempatkan di pos penanganan gempa, termasuk Gelora Samador Maumere dan Pulau Palue. Mereka juga membantu pembangunan tiga jembatan Merah Putih.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Maumere — Kodim 1603/Sikka mengerahkan 130 prajurit untuk membantu penanganan dampak gempa di Kabupaten Sikka pada 9 Oktober 2026. Personel ditempatkan di pos yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, termasuk pengungsian Gelora Samador Maumere dan Pulau Palue.
Mengapa ini penting: Pengerahan 130 prajurit menambah dukungan penanganan gempa di pos pengungsian dan wilayah terdampak, sementara tiga jembatan sedang dibangun untuk menghubungkan kawasan yang membutuhkan akses.
Komandan Kodim 1603/Sikka Letnan Kolonel Arm Denny Riesta Permana mengatakan pengerahan itu merupakan bagian dari dukungan TNI selama masa tanggap darurat. Sebagian personel lain tetap siaga di markas Kodim di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Kecamatan Alok Timur.
Selain menangani dampak gempa, Kodim 1603/Sikka membantu pembangunan tiga jembatan Merah Putih di Kabupaten Sikka. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program penyambungan wilayah yang membutuhkan akses jembatan.
Salah satu jembatan berada di Desa Watuomo, Kecamatan Talibura. Menurut Denny, pengerjaannya telah mencapai 80 hingga 90 persen dan tinggal memasuki tahap penyelesaian. Ia memperkirakan jembatan itu selesai dalam satu pekan.
Dua titik lain berada di Dusun Munegajut, Desa Riit, Kecamatan Nita, dan Nirangkliung, Kecamatan Nita. Tribun Kupang melaporkan keterangan tersebut berdasarkan wawancara dengan Denny dalam program Flores Bicara pada 9 Oktober 2026.
Dalam penanganan gempa, personel Kodim juga mendukung pendataan kerusakan, distribusi bantuan, dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta BNPB. Pemerintah Kabupaten Sikka mencatat status tanggap darurat gempa berlaku selama 90 hari, sejak 12 September hingga 10 Desember 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Undana Bebaskan UKT Mahasiswa Asal Flores Terdampak Gempa
Undana membentuk satuan tugas dan posko, mengirim lima tim ke wilayah terdampak, serta menyiapkan dua tim tambahan. Kampus juga membebaskan UKT satu s…
Terbaru di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga





