NTT Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026

Manggarai Siapkan 220 Ruang Kelas Darurat Pascagempa

Pemkab Manggarai menyiapkan material dan stimulan untuk 220 ruang kelas darurat di 130 sekolah terdampak gempa Flores. Bantuan mencakup PAUD/TKK, SD, dan SMP.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sorotan cahaya matahari senja pada permukaan atap seng bergelombang.
Ilustrasi: Sorotan cahaya matahari senja pada permukaan atap seng bergelombang. · Foto: Dương Nhân / Pexels

Ruteng — Pemerintah Kabupaten Manggarai menyiapkan bantuan seng, paku, dan stimulan untuk membangun 220 ruang kelas darurat di 130 sekolah terdampak gempa bumi Flores pada 14 Oktober 2026. Program ini mencakup sekolah negeri dan swasta pada jenjang PAUD/TKK, SD, dan SMP.

Tahap awal bantuan menyasar 130 sekolah di Kabupaten Manggarai. Rinciannya terdiri atas 23 PAUD/TKK, 96 SD, dan 21 SMP. Total kebutuhan yang disiapkan mencapai 220 ruang kelas darurat.

Pengadaan seng dan paku didukung anggaran pemerintah pusat. Jumlah ruang kelas darurat di setiap sekolah disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan serta kebutuhan pembelajaran. Material lain, seperti kayu, bambu, tali, dan bahan penutup sisi bangunan, diharapkan berasal dari swadaya orang tua murid dan dukungan masyarakat.

220 ruang kelas darurat menjaga pembelajaran di Manggarai

Pembangunan ini penting bagi pembaca di Flores karena ruang belajar yang rusak mengganggu keselamatan dan keberlangsungan kegiatan sekolah. Penyediaan ruang sementara memungkinkan murid tetap belajar di tempat yang lebih layak sambil menunggu pemulihan bangunan terdampak gempa.

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan gempa Flores berdampak pada satuan pendidikan di sejumlah kabupaten di Pulau Flores, termasuk Manggarai. Pemerintah menyiapkan berbagai bentuk pembelajaran darurat dan bantuan pendidikan untuk menjaga proses belajar tetap berjalan.

Pemkab Manggarai menyatakan kebutuhan ruang kelas darurat tidak sama di setiap sekolah. Penentuan jumlahnya mengikuti kondisi kerusakan dan kebutuhan belajar masing-masing satuan pendidikan. Bantuan material utama diprioritaskan untuk mendukung pembangunan ruang kelas beratap seng.

Untuk tahap berikutnya, dukungan material pendamping diharapkan dihimpun melalui orang tua murid dan masyarakat. Pemerintah juga mengarahkan bantuan sesuai kondisi sekolah agar kegiatan belajar dapat berlangsung selama masa pemulihan pascagempa.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.