Undana Kirim Tim Kelima untuk Tangani Dampak Gempa Flores
Undana mengirim tim kelima untuk mendata fasilitas umum rusak di Flores dan menambah pendampingan kesehatan mental. Posko berada di Ruteng dan Manggarai Timur.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Universitas Nusa Cendana (Undana) mengirim tim kelima ke Pulau Flores pada Jumat, 2 Oktober 2026. Tim ini mendata fasilitas umum yang rusak, termasuk irigasi dan infrastruktur lainnya, dalam penanganan gempa bumi.
Undana juga menambah tim untuk pendampingan kesehatan mental bagi masyarakat terdampak gempa. Pendampingan diarahkan terutama kepada anak-anak dan perempuan. Undana sedang menyiapkan tim melalui Kuliah Kerja Nyata bagi mahasiswa, dengan dukungan tim psikologi untuk kelompok rentan.
Posko Undana dibuka di Ruteng dan Manggarai Timur. Dari dua lokasi ini, kegiatan pendataan dan pendampingan diarahkan ke wilayah yang terdampak gempa di Flores.
Pendataan kerusakan penting untuk pemulihan Flores
Data fasilitas umum diperlukan untuk melihat kebutuhan pemulihan setelah gempa. Irigasi dan infrastruktur lainnya termasuk objek yang didata oleh tim kelima Undana. Hasil pendataan dapat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan penanganan di lapangan.
Upaya Undana berlangsung bertahap. Sebelumnya, tim relawan kampus menjalankan misi kemanusiaan di Pulau Flores dengan penyaluran bantuan, identifikasi kerusakan infrastruktur, serta pendampingan psikologis bagi pengungsi. Wilayah kerja yang disebut dalam laporan Undana meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo.
Pendampingan kesehatan mental menjadi bagian lain dari respons tersebut. Fokus pada anak-anak dan perempuan berkaitan dengan kebutuhan kelompok rentan selama masa penanganan bencana. Laporan Undana juga menyebut kegiatan pemulihan psikologis anak-anak di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.
Laporan yang tersedia tidak menyebut jadwal penyelesaian pendataan atau bentuk tindak lanjut khusus setelah tim kelima bekerja. Karena itu, perkembangan berikutnya bergantung pada hasil pendataan dan informasi resmi dari Undana atau pemerintah daerah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
ESDM Gelar Bakti Sosial Gempa dan Trauma Healing Anak di Nagekeo
Kementerian ESDM menargetkan bakti sosial di Nagekeo menjangkau 5.000 warga pada 30 September hingga 2 Oktober 2026. Layanannya mencakup kesehatan gra…
Terbaru di Bencana
Berita utama hari ini

Baca juga





