Cuaca NTT 1 Oktober Cerah hingga Berawan, Angin 30 Kilometer per Jam
BMKG memprakirakan cuaca Nusa Tenggara Timur pada 1 Oktober 2026 cerah hingga berawan. Hujan ringan berpotensi turun di Lewoleba dan Tambolaka.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Cuaca di Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 1 Oktober 2026 diprakirakan umumnya cerah hingga berawan dari pagi sampai malam. Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Frengki Arianto Faot, menyampaikan prakiraan itu di Kupang pada Rabu, 30 September 2026.
Pada pagi hari, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Kondisi cerah hingga berawan berlanjut pada siang dan sore. Hujan ringan berpotensi terjadi di Lewoleba, Kabupaten Lembata, dan Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Pada malam hari, sebagian besar wilayah masih diprakirakan cerah hingga berawan.
Menjelang dini hari, sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami awan tebal. Kabut diprakirakan muncul di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Ende, Bajawa, Kabupaten Ngada, dan Ruteng, Kabupaten Manggarai, terutama pada dini hari.
Angin diprakirakan bertiup dari timur laut hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 5 sampai 30 kilometer per jam. Suhu udara secara umum berkisar antara 21 hingga 34 derajat Celsius. Di Manggarai, Ngada, dan sebagian wilayah dataran tinggi lainnya, suhu diprakirakan lebih rendah, yakni 14 hingga 27 derajat Celsius.
Prakiraan per pulau menjadi panduan aktivitas warga
Informasi ini penting karena kondisi setiap pulau dan kabupaten tidak seragam. Warga di Timor perlu memperhatikan potensi kabut di Soe dan kondisi berawan di Kupang serta Oelamasi. Di Flores dan Lembata, hujan ringan berpotensi terjadi di Lewoleba, sedangkan kabut perlu diwaspadai di Ende, Bajawa, dan Ruteng.
Di Sumba, hujan ringan berpotensi terjadi di Tambolaka. Data prakiraan untuk Sabu menunjukkan cuaca cerah pada pagi, siang, dan malam, dengan awan tebal pada dini hari. Di Rote, Ba'a diprakirakan mengalami cerah berawan pada pagi hari, cerah pada siang dan malam, serta awan tebal pada dini hari.
Angin dan jarak pandang menjadi perhatian bagi kegiatan luar ruangan, pelayaran, serta perjalanan antarpulau. RRI menyebut masyarakat di wilayah terbuka perlu mewaspadai potensi angin kencang. Prakiraan yang dikutip dari informasi BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang juga memuat variasi kecepatan angin di sejumlah daerah, termasuk Kupang, Oelamasi, Sabu, dan Ba'a.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kepulauan
KM Wilis Tiba di Kupang dan Berangkat ke Ende Hari Ini
KM Wilis dijadwalkan tiba di Kupang pada 1 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA dan berangkat pukul 14.00 WITA. Kapal tiba di Ende pada 2 Oktober pukul 06.00…
Terbaru di Bencana

Baca juga





