NTT Hari Ini

Jumat, 2 Oktober 2026

ESDM Gelar Bakti Sosial Gempa dan Trauma Healing Anak di Nagekeo

Kementerian ESDM menargetkan bakti sosial di Nagekeo menjangkau 5.000 warga pada 30 September hingga 2 Oktober 2026. Layanannya mencakup kesehatan gratis, kebutuhan pokok, dan trauma healing anak.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pensil warna, kertas gambar, dan palet cat di atas meja kayu dalam sebuah ruangan seni.
Ilustrasi: Pensil warna, kertas gambar, dan palet cat di atas meja kayu dalam sebuah ruangan seni. · Foto: Vlada Karpovich / Pexels

Nagekeo — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar bakti sosial bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Flores, pada Rabu, 30 September hingga Jumat, 2 Oktober 2026. Program ini ditargetkan menjangkau 5.000 warga di tiga titik dan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kebutuhan pokok, serta trauma healing bagi anak melalui edukasi dan pendampingan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 tahun 2026. Layanan dan bantuan disalurkan bersama sejumlah pihak di wilayah yang masih menangani dampak gempa.

Trauma healing membantu pemulihan anak di Nagekeo

Trauma healing menjadi salah satu layanan yang penting bagi pembaca di wilayah kebencanaan karena anak-anak terdampak tidak hanya membutuhkan bantuan material. Pendampingan dirancang untuk membantu mengurangi dampak psikologis gempa dan mendukung anak kembali mengikuti kegiatan belajar.

Tiga titik sasaran berada di Desa Lebolewa, Kecamatan Aesesa, Posko Utama Mbay, serta Desa Ladolima, Kecamatan Keo Tengah. Pembagian sasaran yang disebut dalam laporan meliputi 1.000 orang di Desa Lebolewa, 3.000 orang di Posko Utama Mbay, dan 1.000 orang di Desa Ladolima.

Pada kegiatan di Desa Lebolewa, masyarakat menerima pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan kebutuhan pokok. Layanan serupa juga disiapkan di titik lain.

Trauma healing juga diberikan kepada anak-anak melalui kegiatan edukasi dan pendampingan. Di SDK Yohanes Paulus II, bantuan trauma healing disebut mencakup 411 paket, terdiri atas 366 paket untuk siswa sekolah dasar dan 45 paket untuk siswa taman kanak-kanak.

Selain bantuan kesehatan dan kebutuhan pokok, kegiatan di Nagekeo mencakup dukungan pendidikan serta bantuan untuk kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih. Laporan menyebut kegiatan berlangsung sampai Jumat, 2 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.