Gempa Nagekeo Bikin Siswa SDN Oka Palue Berhamburan
Gempa bermagnitudo 4,8 mengguncang Nagekeo saat kegiatan belajar berlangsung. Siswa dan guru SDN Oka di Pulau Palue, Sikka, keluar menuju lapangan untuk menyelamatkan diri.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Palue — Gempa bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo pada Selasa, 22 September 2026. Guncangan terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung dan membuat siswa serta guru SDN Oka di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, berhamburan ke lapangan.
Informasi BMKG yang dikutip laporan menyebut gempa terjadi pukul 10.36.27 WIB. Episenternya berada di laut, sekitar 31 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 14 kilometer.
Guncangan paling kuat tercatat di Kabupaten Nagekeo dengan intensitas IV MMI. Getaran juga dirasakan di Kabupaten Ngada, Sikka, dan Ende dengan intensitas III MMI, serta Kabupaten Manggarai dengan intensitas II MMI.
Evakuasi di sekolah Pulau Palue menjadi perhatian
Di SDN Oka, Kecamatan Palue, siswa dan guru keluar dari gedung sekolah menuju lapangan. Tindakan itu dilakukan untuk menyelamatkan diri di luar bangunan saat gempa berlangsung.
Setelah gempa, pihak sekolah memulangkan anak-anak untuk mengantisipasi gempa susulan. Guru SDN Oka, Kornelis Pasa, menyebut guncangan terjadi ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung sehingga menimbulkan kepanikan.
Peristiwa ini penting bagi pembaca di Pulau Flores, terutama Kabupaten Sikka dan Nagekeo, karena memperlihatkan dampak langsung guncangan pada aktivitas sekolah. Laporan lain menyebut SDN Oka sebelumnya mengalami kerusakan pada tiga ruang kelas akibat gempa Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Guru dan orang tua kemudian membangun ruang belajar darurat dari bambu.
Laporan BMKG yang dikutip media juga menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Hingga informasi yang dimuat, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, luka-luka, atau kerusakan bangunan baru akibat gempa 22 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
Warga Detubinga Sikka Patungan Perbaiki Ruas Jalan Bistio–Nuaria
Warga Desa Detubinga di Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, bersama komunitas orang muda menggalang dana hampir ratusan juta rupiah serta material da…
Terbaru di Pendidikan

Baca juga




