NTT Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026

Apa Arti Rancangan Dana PON 2028 bagi Anggaran NTT

Rancangan KUA-PPAS Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2027 memproyeksikan pendapatan Rp5,219 triliun dan pengeluaran pembiayaan Rp225 miliar untuk beberapa kebutuhan, termasuk dana cadangan PON 2028.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lintasan lari atletik berwarna merah dengan garis-garis pembatas putih.
Ilustrasi: Lintasan lari atletik berwarna merah dengan garis-garis pembatas putih. · Foto: KoolShooters / Pexels

Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memproyeksikan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp225 miliar dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2027. Alokasi itu mencakup penyiapan dana cadangan Pekan Olahraga Nasional Tahun 2028, dana cadangan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2031, serta penyertaan modal kepada badan usaha milik daerah.

Rancangan tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin, 20 Juli 2026. Pendapatan daerah dalam rancangan itu diproyeksikan sebesar Rp5,219 triliun.

Pengeluaran pembiayaan tersebut bukan seluruhnya untuk PON 2028. Pemerintah provinsi juga mengalokasikannya untuk kebutuhan dana cadangan pemilihan kepala daerah dan penyertaan modal badan usaha milik daerah. Rincian pembagian Rp225 miliar untuk setiap kebutuhan tidak disebutkan dalam laporan yang tersedia.

Mengapa Rp225 miliar penting bagi pembaca di NTT

Anggaran ini berkaitan dengan kemampuan pemerintah daerah menyiapkan kewajiban pembiayaan jangka menengah tanpa mengurangi layanan dasar, sumber daya manusia, dan produktivitas ekonomi. Dokumen KUA-PPAS menjadi arah awal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2027, sehingga angka tersebut masih berada dalam tahap rancangan dan pembahasan.

Pemerintah provinsi menyatakan regulasi itu mulai diimplementasikan pada 2026.

Dalam agenda Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pembahasan KUA-PPAS dan rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 tercatat sebagai bagian dari proses penyusunan anggaran. Agenda lain mencakup pembahasan rancangan peraturan daerah tentang pembentukan dana cadangan PON XXII Tahun 2028.

Laporan yang tersedia menyebut sisa kurang pembiayaan anggaran Tahun Anggaran 2027 diperkirakan sekitar Rp356 miliar. Nilai itu disebut menurun sekitar Rp164 miliar dibandingkan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.