Banjir dan Longsor Ganggu Akses di Sumba pada Akhir Desember 2021
Banjir dan longsor pada 27–28 Desember 2021 mengganggu akses di Pulau Sumba. Jembatan Lendiwacu dan Langgaliru di Sumba Tengah sempat tergenang, sementara sejumlah ruas jalan di Sumba Barat dan Sumba Tengah tertutup material longsor.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Banjir dan longsor mengganggu lalu lintas di Pulau Sumba pada 27–28 Desember 2021. Jembatan Lendiwacu dan Jembatan Langgaliru di Kabupaten Sumba Tengah terdampak luapan air, sementara material longsor menutup sejumlah ruas jalan di Sumba Barat dan Sumba Tengah.
Menurut laporan kepolisian setempat yang dikutip media lokal, banjir terjadi di sekitar Jembatan Lendiwacu, Desa Praikaroku Jangga, dan Jembatan Langgaliru, Desa Padiratana, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Sumba Tengah. Air menggenangi jalan nasional yang menghubungkan Sumba Tengah dan Sumba Timur, sehingga kendaraan roda dua dan roda empat sempat tidak dapat melintas.
Media lokal lain melaporkan hujan deras pada 27 Desember 2021 memicu luapan sungai Langgaliru dan Kali Pamala di Sumba Tengah. Laporan itu mencatat dampak banjir pada permukiman warga serta hambatan akses karena jalan tertutup longsor, pohon tumbang, dan genangan air.
Ruas jalan tertutup longsor
Material longsor dan pohon yang menutup jalan lintas Waingapu-Waikabubak dibersihkan oleh petugas gabungan. Petugas juga mengimbau warga di sepanjang jalur sungai untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman guna mengantisipasi banjir susulan.
Laporan yang tersedia tidak memuat rincian ketinggian air di jembatan, jumlah titik longsor secara lengkap, maupun lama penanganan di lapangan. Tidak ada pula keterangan tentang korban jiwa dalam bahan yang diperiksa.
Pada 29 Desember 2021, media lokal melaporkan data banjir di Sumba Tengah yang menunjukkan sejumlah kepala keluarga terdampak di beberapa desa. Laporan itu menegaskan bahwa akses jalan di wilayah terdampak sempat terhambat oleh longsor dan air tergenang.
Peristiwa ini juga muncul dalam dokumentasi kebencanaan di Nusa Tenggara Timur yang mencatat gangguan infrastruktur jalan dan jembatan pada akhir Desember 2021. Dengan demikian, yang dapat dipastikan dari sumber adalah adanya banjir dan longsor yang mengganggu akses di Sumba Tengah dan Sumba Barat pada akhir Desember 2021.
Sumber
Berita berikutnya

Badan Geologi Turunkan Status Lewotobi Laki-Laki ke Level II Waspada
Badan Geologi menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada pada 16 September 2026 setelah aktivitas vulka…
Baca juga



