BMKG Catat 17.686 Gempa Susulan Flores hingga 23 September 2026
BMKG mencatat 17.686 gempa susulan Flores hingga 23 September 2026 pukul 05.00 WIB. Sebanyak 203 kejadian dirasakan, dengan magnitudo terbesar 6,2.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Flores — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 17.686 gempa bumi susulan setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 di Flores hingga 23 September 2026 pukul 05.00 WIB. Sebanyak 203 kejadian dirasakan masyarakat.
Data BMKG yang dikutip Tribun Flores menyebut gempa susulan terbesar bermagnitudo 6,2. Gempa dengan magnitudo di atas 5 tercatat sebanyak 39 kejadian. Gempa susulan terkecil bermagnitudo 0,9.
Gempa utama Flores bermagnitudo 7,7 terjadi pada 15 Agustus 2026. Rangkaian susulan masih dirasakan di wilayah Flores, termasuk Kabupaten Manggarai Timur. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memperpanjang status tanggap darurat selama tujuh hari.
Angka susulan penting bagi warga di Flores
Pemantauan jumlah dan kekuatan gempa membantu warga serta pemerintah daerah membaca perkembangan aktivitas tektonik. Sebanyak 203 gempa yang dirasakan menunjukkan bahwa guncangan masih menjadi risiko bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Angka magnitudo 6,2 dan 39 gempa bermagnitudo di atas 5 menjadi bagian penting dalam penilaian kondisi lapangan. Informasi ini juga diperlukan untuk kewaspadaan terhadap bangunan yang telah terdampak guncangan sebelumnya.
BMKG mencatat pembaruan tersebut berdasarkan pemantauan hingga pukul 05.00 WIB pada 23 September 2026. Laporan yang tersedia menyebut perpanjangan status tanggap darurat di Manggarai Timur berlangsung tujuh hari.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Sumba
WALHI NTT Serukan Keadilan Ekologis dari Tiga Pulau
WALHI NTT bersama jejaring masyarakat sipil menggelar kegiatan di Flores, Sumba, dan Timor pada 19–20 September 2026 untuk menyerukan keadilan ekologi…
Terbaru di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga




