BMKG Ingatkan Gelombang hingga 2,5 Meter di Perairan NTT
BMKG memperingatkan gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan, termasuk selatan NTT, hingga 1 November 2026. Nelayan diminta memperhatikan angin dan gelombang.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut di perairan Nusa Tenggara Timur agar mewaspadai gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter yang berpotensi terjadi hingga 1 November 2026.
Informasi BMKG yang dikutip Radio Republik Indonesia berlaku pada periode 29 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 1 November 2026 pukul 07.00 WIB. Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang muncul di sejumlah perairan Indonesia, termasuk Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.
Di kawasan NTT, laporan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang sebelumnya mencantumkan Selat Sape bagian selatan, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, perairan selatan Flores, Alor-Pantar, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan Sumba, perairan Sawu-Raijua, perairan utara Timor, perairan utara Kupang-Rote, serta perairan selatan Timor-Rote sebagai wilayah yang perlu diperhatikan.
Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berisiko bagi pelayaran NTT
BMKG menyebut keselamatan perahu nelayan dapat terganggu ketika angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko pada angin 16 knot dengan gelombang 1,5 meter. Untuk kapal feri, ambang risiko yang disebut BMKG adalah angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
Risiko tersebut mencakup jalur laut antarpulau di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor. Nelayan dan operator kapal diminta memperhatikan kondisi angin serta tinggi gelombang sebelum beraktivitas di laut, dan menyesuaikan kegiatan dengan informasi cuaca serta gelombang terkini dari BMKG.
BMKG menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 4 hingga 20 knot. Di wilayah selatan, angin umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8 hingga 24 knot.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kepulauan
Rote Ndao Lepas 37 Petinju Muda ke Dua Kejuaraan November
Wakil Bupati Rote Ndao melepas 37 petinju muda Petra Boxing Camp pada 28 Oktober 2026. Mereka akan mengikuti dua kejuaraan tinju di Kupang dan Sabu Ra…
Terbaru di Timor
Baca juga




