BMKG Waspadai Gelombang hingga 4 Meter di Perairan Selatan NTT
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 4 meter di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur selama 17–20 Oktober 2026. Nelayan dan operator kapal diminta waspada.
Oleh Arsyid Muhamad
· 1 menit baca
Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur pada 17–20 Oktober 2026. Peringatan tersebut ditujukan terutama kepada nelayan dan operator kapal yang beraktivitas di perairan terdampak.
Gelombang tinggi berisiko mengganggu keselamatan pelayaran di wilayah perairan Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur. Nelayan, operator kapal, dan pelaku transportasi laut perlu meningkatkan kewaspadaan selama periode peringatan. Kondisi gelombang dapat menjadi perhatian bagi berbagai jenis kapal yang melintasi perairan tersebut.
Gelombang hingga 4 meter mengancam keselamatan pelayaran
Risiko terutama berlaku bagi kapal nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri yang melintasi wilayah perairan terdampak. Aktivitas pelayaran perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang laut selama masa peringatan, terutama pada 17–20 Oktober 2026.
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, dan pelaku transportasi laut memantau informasi terbaru sebelum melakukan aktivitas di perairan. Kewaspadaan diperlukan agar kegiatan pelayaran dapat mempertimbangkan kondisi gelombang yang berpotensi mencapai 4 meter di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur. Peringatan ini tidak menyatakan penutupan pelabuhan, penghentian pelayaran, atau tindakan lanjutan lain. Nelayan dan operator kapal diminta tetap waspada terhadap kondisi perairan selama periode tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Penjualan UMKM Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur Tembus Rp1.218.148.000
Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur mencatat penjualan UMKM Rp1.218.148.000 sepanjang 2026. Programnya melibatkan enam pesantren mitra di sejumlah kabu…
Terbaru di Bencana

Baca juga




