NTT Hari Ini

Sabtu, 17 Oktober 2026

Tim SAR Temukan Jaket Pelampung KM Feronia di Pulau Tatawa

Tim SAR gabungan menemukan jaket pelampung KM Feronia pada hari keempat pencarian Veronica Beatrix Jessica di perairan Pulau Tatawa, Manggarai Barat. Korban masih belum ditemukan.

Oleh

· 2 menit baca

Labuan Bajo — Tim SAR gabungan menemukan satu jaket pelampung milik KM Feronia pada hari keempat pencarian Veronica Beatrix Jessica di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat 16 Oktober 2026. Veronica masih belum ditemukan.

Pencarian melibatkan 132 personel gabungan dan 27 penyelam. Area operasi diperluas hingga 45,29 mil laut dan dibagi menjadi sembilan sektor. Tim menyisir permukaan laut, melakukan penyelaman, serta memakai peralatan pencarian bawah air.

Tiga alat bantu utama yang dikerahkan adalah sonar single beam milik Direktorat Kepolisian Perairan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Remotely Operated Vehicle milik PT Famindo, dan side scan sonar milik Komando Armada II Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut Surabaya. Remotely Operated Vehicle digunakan untuk memantau kondisi bawah laut hingga kedalaman sekitar 99 meter.

Jaket pelampung ditemukan pada pukul 11.21 WITA. Operasi hari keempat berakhir pada pukul 18.00 WITA setelah seluruh unsur kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk evaluasi dan debriefing. Penyelaman dilakukan di sekitar Pulau Tatawa Kecil dan Pulau Bugis, termasuk pada kedalaman sekitar 20 meter.

Temuan jaket pelampung memperluas petunjuk pencarian di Manggarai Barat

Temuan tersebut menjadi petunjuk baru dalam pencarian korban kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Tatawa. Namun, hingga operasi berakhir, keberadaan Veronica belum diketahui. Pencarian berfokus pada wilayah perairan sekitar Pulau Tatawa Kecil, Pulau Bugis, dan kawasan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat.

KM Feronia tenggelam pada Selasa, 13 Oktober 2026. Sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan Veronica masih menjadi sasaran pencarian. Bangkai kapal juga belum ditemukan.

Tim SAR menggunakan kombinasi penyisiran permukaan, penyelaman, sonar, dan kendaraan bawah air untuk memetakan kondisi laut serta mencari petunjuk keberadaan korban. Operasi berikutnya ditentukan melalui evaluasi setelah pencarian hari keempat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kepulauan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.