Gempa Berdampak pada 2.147 Satuan Pendidikan di Flores
Kepala Dinas Pendidikan NTT menyebut 2.147 satuan pendidikan di tujuh kabupaten dan 97 kecamatan terdampak gempa. Sebanyak 712 sekolah rusak berat dan 1.504 sekolah menjalankan pembelajaran darurat.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Flores — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur, Ambrosius Kodo, menyatakan 2.147 satuan pendidikan terdampak gempa di tujuh kabupaten dan 97 kecamatan pada 30 September 2026.
Mengapa ini penting: Data ini menunjukkan layanan pendidikan di tujuh kabupaten Flores masih terganggu, dengan 1.504 satuan pendidikan menjalankan pembelajaran di sekolah darurat.
Menurut Kodo dalam wawancara yang diterbitkan Tribunnews Kupang, satuan pendidikan terdampak itu mencakup tujuh jenjang, yakni taman kanak-kanak, pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan sekolah luar biasa.
Ia menyebut 712 sekolah mengalami kerusakan berat. Kerusakan juga mencakup lebih dari 8.300 ruang kelas. Sebanyak 1.504 satuan pendidikan menjalankan pembelajaran di sekolah darurat.
Angka tersebut berbeda dari data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikutip InfoPublik pada 10 September 2026. Kementerian mencatat 2.447 satuan pendidikan terdampak di tujuh kabupaten Flores, dengan 1.960 satuan pendidikan masih melaksanakan pembelajaran melalui moda darurat.
Menurut InfoPublik, tujuh kabupaten itu adalah Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. Sebanyak 487 satuan pendidikan telah kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka secara normal setelah kondisi bangunan dinyatakan aman.
Perbedaan angka menunjukkan bahwa pendataan berlangsung pada waktu dan basis pelaporan yang berbeda. Data kepala dinas yang dipublikasikan pada 30 September digunakan untuk menggambarkan kondisi yang disampaikan pemerintah daerah, sedangkan data kementerian mencerminkan pendataan nasional per 10 September.
Pemulihan pendidikan berlangsung di tengah penggunaan tenda, ruang terbuka, dan ruang kelas sementara di sejumlah satuan pendidikan. Pemerintah pusat juga telah menyalurkan dukungan pembelajaran darurat ke tujuh kabupaten terdampak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Ekonomi Nusa Tenggara Timur Tumbuh 5,01 Persen pada Triwulan II 2026
Ekonomi Nusa Tenggara Timur tumbuh 5,01 persen pada triwulan II 2026. Hingga Agustus, pendapatan negara dan hibah mencapai Rp2,6 triliun dan belanja n…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga




