NTT Hari Ini

Jumat, 2 Oktober 2026

Layanan Kesehatan Catat ISPA dan Penyakit Kronis di Pengungsian Flores

Pemantauan layanan kesehatan pada 1 Oktober mencatat ISPA, keluhan fisik, dan penyakit kronis di pengungsian Flores. Layanan gratis menjangkau Nagekeo, Manggarai, dan Ngada.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Stetoskop merah dan tas pertolongan pertama tergeletak di atas permukaan putih polos.
Ilustrasi: Stetoskop merah dan tas pertolongan pertama tergeletak di atas permukaan putih polos. · Foto: Roger Brown / Pexels

Ende — Pada 1 Oktober 2026, pemantauan tim layanan kesehatan mencatat keluhan ISPA, demam, batuk, pilek, nyeri badan atau mialgia, gangguan pencernaan, serta penyakit kronis di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak gempa Flores. Layanan kesehatan gratis masih diberikan kepada pengungsi dan warga terdampak.

Menurut laporan RRI, keluhan penyakit fisik paling banyak ditemukan pada warga di pengungsian. Tim juga mencatat penyakit kronis dan infeksi pada kelompok rentan, terutama orang tua atau lanjut usia. Kasus yang disebut meliputi hipertensi, diabetes melitus, dan asma sebagai penyakit bawaan.

Layanan menjangkau sejumlah wilayah di Pulau Flores, termasuk Kabupaten Nagekeo, Manggarai, dan Ngada. Wilayah Riung dan Bajawa juga disebut dalam pemantauan layanan. Laporan yang tersedia tidak memuat rincian angka pasien untuk setiap kabupaten atau kecamatan tersebut.

Keluhan kesehatan menjadi perhatian di pengungsian Flores

ISPA dapat muncul bersama keluhan pernapasan seperti batuk dan pilek. Kondisi pengungsian juga membuat kesinambungan perawatan penyakit kronis menjadi penting, terutama bagi lansia dan warga yang memerlukan obat rutin.

Laporan Kementerian Kesehatan sebelumnya menyebut layanan kesehatan dipindahkan ke luar gedung di Aeramo, Kabupaten Nagekeo, dan Rumah Sakit Umum Daerah Ruteng, Kabupaten Manggarai, setelah fasilitas kesehatan terdampak. Kementerian juga melaporkan ISPA sebagai keluhan yang dominan dalam layanan pascagempa.

Untuk saat ini, layanan gratis tetap diarahkan kepada pengungsi dan warga di wilayah terdampak yang disebut dalam laporan. RRI menyatakan pemantauan menemukan keluhan kesehatan fisik, penyakit kronis, dan infeksi pada kelompok rentan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.