Gilang Adi Prakasa Soroti Penguatan Desa Wisata NTT
Gilang Adi Prakasa menyebut potensi wisata NTT terbagi dalam tiga kluster. Ia menilai desa wisata memerlukan modal, pendampingan, kualitas produk, dan promosi digital.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Putra Pariwisata Nusantara NTT 2026 Gilang Adi Prakasa membahas penguatan desa wisata dalam acara “Obrolan Akamsi” di RRI Pro 4 Kupang pada Senin, 21 September 2026.
Gilang menyebut potensi wisata di NTT dapat dipetakan ke dalam tiga kluster utama, yaitu wisata alam, budaya, dan sejarah. Pembahasan itu menempatkan desa wisata sebagai bagian penting dalam pengembangan pariwisata daerah.
Menurut Gilang, tantangan masyarakat di desa-desa wisata adalah terbatasnya wadah dan pendampingan untuk mengolah potensi lokal. Di beberapa desa wisata di Ende, masyarakat mulai mengolah biji kopi dan kakao menjadi produk kerajinan, bukan hanya untuk dikonsumsi.
Penguatan desa wisata penting bagi masyarakat lokal
Pengembangan desa wisata berkaitan langsung dengan kemampuan warga mengelola potensi di wilayahnya. Produk lokal, keterampilan masyarakat, dan daya tarik alam, budaya, serta sejarah perlu didukung agar dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Gilang menyebut diperlukan sinergi tiga pilar untuk membangun potensi wisata daerah. Pilar itu meliputi kesiapan modal, pemeliharaan kualitas produk, dan perluasan relasi antarpemangku kepentingan.
Ia juga mengajak generasi muda NTT melakukan promosi digital melalui media sosial. Promosi tersebut, menurut Gilang, perlu diimbangi kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dari sampah. Melalui advokasi “Lontar Education”, edukasi kebersihan dilakukan bersama masyarakat dan komunitas muda di area wisata.
Laporan tersebut tidak memuat agenda lanjutan atau jadwal kebijakan tertentu setelah pembahasan di RRI Pro 4 Kupang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Poltekkes Kemenkes Kupang: alamat, status, prodi, dan akreditasinya
Poltekkes Kemenkes Kupang adalah kampus vokasi kesehatan negeri di Kupang, NTT, di bawah Kementerian Kesehatan.
Terbaru di Pariwisata

Baca juga





