Jalan Menuju Huntap Lewotobi di Flores Timur Hampir Rampung
Pengaspalan jalan menuju huntap penyintas erupsi Lewotobi di Kuhe, Flores Timur, telah selesai untuk ruas lebih dari 10 kilometer. Tersisa perapian bahu jalan 500 meter.
Oleh Asyinta Sastra
· 1 menit baca
Larantuka — Pengerjaan jalan menuju lokasi hunian tetap penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kuhe, Kabupaten Flores Timur, hampir rampung pada Kamis, 5 November 2026. Pengaspalan ruas lebih dari 10 kilometer telah selesai.
Pejabat Pembuat Komitmen 4.5 Balai Pelaksana Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur, Viktor Nale, mengatakan pekerjaan yang tersisa berupa perapian bahu jalan sepanjang 500 meter. Jalan tersebut menghubungkan akses menuju Kuhe, salah satu lokasi pembangunan hunian tetap bagi penyintas erupsi.
Jalan lebih dari 10 kilometer membuka akses menuju huntap Kuhe
Aspal telah mencapai ujung ruas hingga lokasi Kuhe. Perapian bahu jalan dilakukan agar bagian tepi jalan lebih baik. Proyek ini dikerjakan PT Dewi Graha Indah.
Pembangunan jalan akses menuju hunian tetap telah mencapai sekitar 85 persen pada September 2026. Ruas yang ditangani membentang dari Simpang Hokeng, Simpang Pululera, hingga Kuhe di Kabupaten Flores Timur.
Pekerjaan sempat menghadapi hambatan. Aktivitas angkutan material terganggu selama lebih dari sebulan akibat erupsi gunung dan gempa Flores pada 15 Agustus 2026. Penyelesaian akses jalan menjadi bagian penting dari kesiapan kawasan relokasi karena jalur ini mendukung mobilitas material dan pembangunan hunian bagi penyintas.
Balai Pelaksana Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur masih menyelesaikan bagian bahu jalan yang tersisa.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
Konferensi Maumere Tuntut Perlindungan Pengungsi Flores dan Lembata
Pernyataan akhir Konferensi Republik di Maumere menuntut pertanggungjawaban atas kematian yang dapat dicegah dan keputusan logistik daerah saat bencan…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga




