Antrean BBM Mengular di SPBU Tanah Merah Lembata
Kelangkaan BBM di Kabupaten Lembata memicu antrean di SPBU Tanah Merah pada 5 November 2026. Harga Pertalite eceran dalam botol besar dilaporkan mencapai Rp30 ribu.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Lewoleba — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kabupaten Lembata dalam dua pekan terakhir. Pada Kamis pagi, 5 November 2026, antrean kendaraan mengular di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Tanah Merah, Kecamatan Ile Ape.
Antrean disebut sudah memanjang sebelum SPBU dibuka. Sebagian warga yang belum memperoleh BBM bahkan masih mengantre hingga malam. Antrean dari sisi barat dan timur SPBU memanjang sampai menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Kelangkaan turut mendorong kenaikan harga BBM eceran. Pertalite dalam botol aqua ukuran besar dilaporkan dijual Rp30 ribu. Untuk setengah botol, harganya Rp20 ribu. Pasokan eceran tidak tersedia setiap hari.
Antrean BBM mengganggu mobilitas warga Lembata
Kondisi ini penting bagi pembaca di Pulau Flores dan Lembata karena BBM dibutuhkan untuk perjalanan, pekerjaan, distribusi barang, serta aktivitas harian. Gangguan di SPBU Tanah Merah berdampak langsung pada mobilitas warga di Kabupaten Lembata dan lalu lintas di sekitar SPBU.
Laporan lain pada Selasa, 3 November 2026, menyebut antrean juga terjadi hampir setiap hari di SPBU Waijarang dan SPBU Tana Merah di Kota Lewoleba. Antrean berlangsung sejak pagi hingga layanan berakhir pada siang hari. Dalam laporan tersebut, harga Pertalite eceran disebut Rp20.000 untuk setengah botol dan Rp25.000 untuk seperempat botol.
Belum ada keterangan dalam laporan yang tersedia mengenai jadwal normalisasi pasokan atau langkah lanjutan khusus untuk mengatasi antrean di SPBU Tanah Merah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Sumba
Bupati Sumba Barat Daya Lanjutkan Pembatasan Pengisian BBM
Bupati Sumba Barat Daya melanjutkan pembatasan pengisian BBM di SPBU hingga pelayanan normal, dengan batas Rp50.000 untuk sepeda motor dan Rp150.000 u…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga


