NTT Hari Ini

Rabu, 4 November 2026

Workshop UI-Kemendes Libatkan 50 Pengurus Ekonomi Desa Sumba Tengah

Workshop UI dan Kemendes PDTT di Sumba Tengah melibatkan sekitar 50 pengurus BUM Desa serta kelembagaan ekonomi desa. Materinya mencakup ekonomi hijau dan inovasi desa.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tanaman bawang berdaun hijau tumbuh berderet di atas tanah yang kering dan retak.
Ilustrasi: Tanaman bawang berdaun hijau tumbuh berderet di atas tanah yang kering dan retak. · Foto: Los Muertos Crew / Pexels

Waibakul — Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) menggelar workshop peningkatan kapasitas masyarakat untuk mendukung lembaga ekonomi desa di Kabupaten Sumba Tengah, 3–4 November 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumba Tengah.

Workshop diikuti sekitar 50 peserta. Mereka berasal dari pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan perwakilan kelembagaan ekonomi desa. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Sumba Tengah, Marthinus Umbu Djoka, S.Hut., M.Si.

Materi pelatihan mencakup penguatan kelembagaan dari perspektif sosial budaya lokal, pengembangan ekosistem ekonomi hijau, serta inovasi desa melalui metode Design Thinking. Peserta diajak memahami kebutuhan masyarakat, merumuskan persoalan, mengembangkan gagasan, membuat prototipe, dan menguji solusi secara partisipatif.

Penguatan lembaga desa diarahkan pada hasil yang bisa dipakai

Peserta diarahkan menyusun dokumen Action Plan pengembangan usaha, infografis pemetaan potensi desa, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan kelembagaan ekonomi desa. Perangkat tersebut ditujukan untuk membantu pengurus memperbaiki tata kelola, menetapkan prioritas usaha, memperluas kemitraan, serta menghubungkan potensi produksi masyarakat dengan kebutuhan pasar.

Bagi pembaca di Pulau Sumba, kegiatan ini berkaitan langsung dengan kemampuan lembaga ekonomi desa mengelola potensi lokal secara produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan sosial budaya dan ekonomi hijau menempatkan kepercayaan, gotong royong, serta kearifan lokal sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.

Laporan lain RRI menyebut kerja sama dengan UI digunakan untuk menghadirkan narasumber dalam peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih di Sumba Tengah. Pemerintah juga mengarahkan perhatian pada potensi unggulan desa, infrastruktur ekonomi, jalan usaha tani, dan ketahanan pangan lokal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sumba

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.