Kejurda Cricket NTT di Kupang Jaring 66 Atlet Menuju PON 2028
Kejurda Cricket NTT 2026 di Kupang menjaring 66 atlet, terdiri atas 28 putri dan 38 putra. Mereka masuk seleksi lanjutan menuju PON XXII NTT-NTB 2028.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Kupang — Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Nusa Tenggara Timur menyelesaikan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Cricket 2026 di Kupang pada 30 Oktober 2026. Kejuaraan berlangsung sejak 26 Oktober 2026 dan menjaring 66 atlet untuk mengikuti seleksi lanjutan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT-NTB 2028.
Atlet yang terjaring terdiri atas 28 putri dan 38 putra. Mereka dipilih dari peserta yang tampil dalam kompetisi di Lapangan Unwira Penfui Kupang.
Lima kontingen mengikuti kejuaraan. Peserta berasal dari Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, Timor Tengah Utara, dan Kota Kupang. Pertandingan mencakup nomor T10 dan Twenty (T20) putra, serta Super Six (6s) dan T10 putri.
Seleksi 66 atlet membuka jalur menuju PON 2028
Hasil Kejurda menjadi tahap awal pembentukan skuad Cricket Nusa Tenggara Timur untuk PON XXII NTT-NTB 2028. Atlet yang terjaring masih harus mengikuti seleksi lanjutan sebelum masuk tim persiapan provinsi.
Bagi pembaca di Timor, kegiatan ini mempertemukan atlet dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Timor Tengah Utara. Keterlibatan Sabu Raijua dan Rote Ndao juga menunjukkan bahwa penjaringan atlet mencakup pulau-pulau di sekitar Timor, bukan hanya satu wilayah pertandingan.
Informasi yang tersedia tidak merinci peserta dari Flores dan Lembata, Sumba, atau Alor. Karena itu, hasil Kejurda ini tidak dapat dianggap sebagai gambaran seluruh atlet cricket Nusa Tenggara Timur.
PCI Nusa Tenggara Timur selanjutnya menentukan atlet yang masuk tahap pertama persiapan PON 2028 melalui seleksi lanjutan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Timur menaruh harapan pada cabang cricket untuk meraih medali emas pada ajang tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kepulauan
Kasus ISPA NTT Capai 524.423, Udara Kabur di Delapan Wilayah
Data NAR yang ditarik 16 Oktober 2026 mencatat 524.423 kasus ISPA di NTT selama Januari-September. Udara kabur dilaporkan di delapan wilayah.
Terbaru di Olahraga

Berita utama hari ini

Baca juga




