BMKG Perkuat Mitigasi Gempa dan Cuaca di Ruteng
BMKG mengoperasikan 39 peralatan INA-TEWS dan 24 peralatan Aloptama di Nusa Tenggara Timur untuk mendukung mitigasi bencana. Sekolah Lapang Gempa Bumi digelar di Ruteng.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Ruteng — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pada 30 Oktober 2026 bahwa 39 peralatan INA-TEWS dan 24 peralatan Aloptama beroperasi di Nusa Tenggara Timur. Penguatan ini mendukung mitigasi gempa bumi, tsunami, dan bencana hidrometeorologi.
Informasi tersebut disampaikan dalam rangkaian Sekolah Lapang Gempa Bumi Provinsi NTT Tahun 2026 di Sky Terrace Ruteng, Kabupaten Manggarai. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026, dan melibatkan pemerintah daerah, aparat, komunitas, serta masyarakat.
BMKG juga menggunakan kegiatan itu untuk edukasi, sosialisasi, dan simulasi penanganan bencana. Peralatan INA-TEWS memperkuat jaringan observasi gempa bumi dan tsunami. Peralatan Aloptama mendukung pemantauan atmosfer bersama perangkat pendukung lain yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Risiko hujan dan longsor meningkat di Ruteng
Wilayah Ruteng dan sekitarnya diperkirakan memasuki awal musim hujan pada dasarian ketiga Oktober. Waktu tersebut diperkirakan satu dasarian lebih awal daripada rata-rata biasanya.
Ruteng berada di kawasan perbukitan dengan lereng curam. Hujan berintensitas tinggi atau berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan risiko tanah longsor di Kabupaten Manggarai. Karena itu, pemantauan gempa, atmosfer, dan kesiapsiagaan warga perlu berjalan bersamaan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai berencana menjadikan Sekolah Lapang Gempa Bumi sebagai agenda tahunan. Pelaksanaan berikutnya akan diperluas ke sejumlah kecamatan, termasuk wilayah utara Kabupaten Manggarai, agar edukasi kebencanaan menjangkau lebih banyak warga.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BMKG Ingatkan Potensi Kering di Nusa Tenggara Timur
BMKG menyebut Nusa Tenggara Timur masih berpotensi relatif kering pada 25 Oktober hingga 2 November 2026. Hujan tetap berpeluang turun di beberapa pul…
Terbaru di Bencana

Baca juga




