Pemkab Lembata Minta Bank NTT Perkuat Pembiayaan Usaha
Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong Bank NTT memperluas pembiayaan UMKM dan usaha produktif. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Lewoleba — Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong Bank NTT memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dorongan itu disampaikan dalam konteks penguatan peran bank daerah untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Lembata pada 30 Oktober 2026.
Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menghadiri pelantikan Flouri Rita Wuisan sebagai Komisaris Independen Bank NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, pada 26 Oktober 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan pemerintah daerah dan perbankan dalam pembangunan ekonomi.
Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena meminta Bank NTT memperluas penyaluran kredit agar tidak hanya terpusat pada aparatur sipil negara. Pembiayaan juga diarahkan kepada UMKM dan sektor usaha produktif lain yang berpotensi menggerakkan ekonomi daerah.
Kredit UMKM penting bagi ekonomi Lembata
Perluasan akses kredit dapat membantu pelaku usaha di Kabupaten Lembata memperoleh modal yang sesuai dengan kebutuhan usahanya. Pemerintah daerah menilai pembiayaan yang tepat sasaran berpeluang meningkatkan kapasitas usaha, membuka kesempatan kerja, dan menambah nilai ekonomi dari potensi lokal.
Bank NTT juga didorong menyesuaikan penyaluran kredit dengan kebutuhan dan potensi usaha di setiap kabupaten dan kota. Koordinasi rutin setiap bulan antara manajemen Bank NTT dan para kepala daerah diharapkan membantu mempertemukan pelaku usaha dengan layanan perbankan yang sesuai, tetap dengan memperhatikan kelayakan usaha dan prinsip kehati-hatian.
Bagi Lembata, dukungan perbankan diharapkan memperkuat keberlangsungan UMKM dan membuka kesempatan usaha baru. Bupati Kanisius Tuaq berharap pembiayaan produktif tidak berhenti pada akses modal, tetapi memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Bencana
DPRD NTT Minta Data Udara Dibuka dan Sekolah Dilindungi
DPRD NTT meminta hasil pengukuran kualitas udara diumumkan berkala dan mendorong pedoman sekolah untuk melindungi siswa serta guru dari dampak haze.
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





