NTT Hari Ini

Minggu, 1 November 2026

Pelatihan Dukungan Psikososial Guru Dimulai di Borong

Pelatihan dukungan psikososial bagi guru dimulai di Borong pada 29 Oktober 2026 untuk membantu pemulihan warga sekolah terdampak gempa di tujuh kabupaten Flores.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buku catatan biru, pensil, tempat alat tulis, dan tablet di atas meja berwarna oranye.
Ilustrasi: Buku catatan biru, pensil, tempat alat tulis, dan tablet di atas meja berwarna oranye. · Foto: The Design Lady / Pexels

Borong — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Nusa Tenggara Timur memulai pelatihan layanan dukungan psikososial bagi guru dan tenaga kependidikan pada 29 Oktober 2026 di SMP Negeri 1 Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Mengapa ini penting: Guru di tujuh kabupaten terdampak mendapat penguatan untuk mendampingi peserta didik, sementara sekitar 51 ribu pendidik dan tenaga kependidikan menjadi sasaran pelatihan lanjutan.

Kegiatan itu dibuka pada Kamis, 29 Oktober 2026, untuk membekali pendidik agar dapat mendampingi anak-anak yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana. Menurut Obor Timur, pelatihan tersebut mencakup kemampuan membantu peserta didik mengatasi ketakutan, membangun kembali rasa aman, dan melanjutkan pendidikan.

Program ini merupakan bagian dari penanganan dampak gempa terhadap layanan pendidikan di Flores. Tujuh kabupaten yang terdampak ialah Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka, menurut Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Timur.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut pendampingan psikososial telah dilakukan di 75 sekolah melalui kerja sama dengan sejumlah mitra. Kementerian juga menyiapkan pelatihan bagi 120 fasilitator nasional dan 1.700 fasilitator daerah untuk mendukung sekitar 51 ribu pendidik dan tenaga kependidikan di tujuh kabupaten terdampak.

Pelatihan fasilitator itu akan berfokus pada dukungan psikososial dan pemulihan pembelajaran pascagempa. Data kementerian yang dikutip Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Timur mencatat 857 satuan pendidikan dengan 101.888 peserta didik membutuhkan pendampingan psikososial.

Pelatihan di Borong berlangsung sebagai salah satu kegiatan peningkatan kapasitas pendidik di wilayah terdampak. Guru dan tenaga kependidikan diposisikan sebagai pihak yang membantu mengenali tekanan psikologis anak sekaligus mendukung pemulihan proses belajar.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.