NTT Hari Ini

Minggu, 1 November 2026

Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Warga Diminta Menjauh dari Zona Bahaya

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata kembali erupsi dan kolom abunya dilaporkan mencapai 500 meter. Status aktivitas gunung berada pada Level II atau Waspada.

Oleh

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan perbukitan dan gunung tinggi berawan di bawah langit biru cerah.
Ilustrasi: Pemandangan perbukitan dan gunung tinggi berawan di bawah langit biru cerah. · Foto: Bayu jefri / Pexels

Lembata — Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata kembali erupsi pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Laporan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok menyebut erupsi terjadi sekitar pukul 23.52 Wita dengan kolom abu teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu, berintensitas tipis hingga sedang, dan condong ke arah utara.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 47 milimeter dan durasi kurang lebih 34 detik. Erupsi juga disertai lontaran lava pijar. Aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata masih berlangsung.

Status gunung berada pada Level II atau Waspada

Saat ini, status aktivitas Gunung Ili Lewotolok berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat, pendaki, dan wisatawan diminta tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Larangan tersebut diperluas hingga radius 3 kilometer pada sektor selatan dan tenggara. Warga juga diminta mewaspadai potensi guguran atau longsoran lava serta awan panas dari sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya menyebut lontaran lava pijar dapat menjangkau sekitar 500 meter dari kawah. Pemantauan aktivitas vulkanik menjadi dasar penetapan radius aman dan status kewaspadaan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.